Ciri-ciri Kalimat Efektif & Contohnya

Published by figur prasojo on

Ciri-ciri Kalimat Efektif & Contohnya-Apabila kamu adalah seseorang yang memiliki hobi menulis, tentunya ada hal yang harus diperhatikan pada setiap yang kamu tulis. Hal tersebut bertujuan agar kalimat yang ditulis tidak berbelit-belit dan termasuk dalam kalimat efektif.

Menulis adalah sesuatu yang menguntungkan bagi setiap orang yang tau. Karena hasil karya kita akan selalu di baca walau kita telah pergi duluan. Pada materi kali ini kiata akan membahas tentang syarat-syarat kalimat efektif, jenis, prinsip, ciri-ciri kalimat efektif, dan beragam contohnya.

Pengertian Kalimat Efektif

paragraf teks kalimat efektif

pixabay.com

Kalimat efektif adalah sebuah kalimat yang disusun sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang berlaku, baik dari unsur-unsur penting yang harus ada di dalamnya. Ataupun seperti subject predikat, serta tentang pemilihan diksi yang tepat. Kalimat efektif akan membuat tulisan yang Anda susun menjadi lebih mudah dipahami dan tidak berbelit-belit.

Adapun pengertian yang di ambil dari sumber yang berbeda adalah sebagai berikut. Kalimat efektif adalah kalimat yang disusun menurut kaidah-kaidah yang berlaku, seperti unsur-unsur penting yang harus dimiliki setiap kalimat (subjek dan predikat).

Dalam memperhatikan ejaan yang disempurnakan dan cara memilih kata atau diksi yang tepat dalam kalimat. Kalimat yang memenuhi kaidah-kaidah tersebut pasti akan mudah dipahami oleh pembaca atau pendengar. (Sumber: Wikipedia)

Pengertian kalimat efektif menurut JS.Badudu seorang pakar bahasa Indonesia adalah sebagai berikut. Kalimat efektif adalah Kalimat yang baik karena hal yang dipikirkan atau yang dirasakan oleh si pembaca dapat diterima dan dipahami oleh pendengar. Dan sama benar dengan apa yang dipikirkan atau dirasakan oleh si pengarang atau penulis.

Selain itu terdapat juga pengertian lain dari kalimat efektif yaitu, Jenis kalimat yang dapat memberikan kejelasan dalam komunikasi. Kalimat efektif tidak menggunakan kata-kata yang bertele-tele, tetapi juga tidak kekurangan suku kata.

paragraf teks kalimat efektif

pixabay.com

Ciri-Ciri Kalimat Efektif :

  • Menggunakan diksi yang tepat.
  • Terdapat unsur pokok atau penting, minimal Subjek Predikat (SP).
  • Menggunakan tata aturan ejaan yang disempurnakan (EYD) yang berlaku.
  • Ada penekanan pada ide pokok.
  • Penghematan dalam penggunaan kata.
  • Menggunakan kesejajaran bentuk bahasa yang dipakai.
  • Menggunakan variasi struktur kalimat.
  • Menggunakan kesepadanan antara struktur bahasa dan jalan pikiran yang logis dan sistematis.
  • Memiliki koherensi yang baik dan kompak.
  • Didasarkan pada pilihan kata yang baik.

Berikut adalah sebagian penjabaran dari ciri-ciri di atas :

  • Menggunakan diksi yang tepat atau penggunaan kata yang tepat

Salah satu ciri dari kalimat efektif adalah ditandai dengan penggunaan diksi atau pemilihan kata yang tepat. Tepat yang di maksud adalah memiliki arti sesuai dengan tema, atau topik yang sedang dibahas dalam tulisan tersebut. Dengan pemilihan kata atau diksi yang tepat akan membuat kalimat anda tidak berbelit-belit.

  • Terdapat unsur pokok atau penting, minimal subjek predikat (SP)

Subjek dan predikat adalaha hal yang terpenting dari sebuah kalimat. Jika sebuah kalimat secara lengkap memiliki unsur Subject dan Predikat atau kata kerja, Objek dan keterangan maka kalimat Anda akan lebih mudah dipahami pembaca.

  • Menggunakan tata aturan ejaan yang disempurnakan (EYD) yang Berlaku

Dalam kaidah Bahasa Indonesia terdapat aturan berupa EYD atau Ejaan yang Disempurnakan. Yaitu bagaimana perubahan sebuah kata ketika mendapat imbuhan, sisipan dan akhiran. Seperti kata tembak mendapat imbuhan me menjadi menembak bukan mentembak.

  • Melakukan penekanan ide pokok

Agar tulisan menjadi lebih mudah dipahami oleh pembaca, yang terpenting adalah mencantumkan ide pokok di dalamnya. Yaitu fokus terhadap ide pokok tersebut agar tulisan anda tidak terlalu melebar dalam pembahasannya.

  • Penghematan dalam penggunaan kata

Dalam hal ini sangat erat hubungannya dengan pemilihan kata yang digunakan dalam sebuah kalimat agar menjadi kalimat efektif. Berikut adlah contoh kalimat efektif dan tidak efektif : Ibu pergi ke pasar hanya membeli 3 kilogram tomat saja. Akan lebih efektif jika Ibu pergi ke pasar membeli 3 kilogram tomat saja. Apabila sudah menggunakan kata hanya tidak perlu ditambahi dengan kata saja ataupun sebaliknya.

  • Menggunakan kesejajaran bentuk bahasa yang dipakai

Kesejajaran bahasa adalah cara penempatan ide yang sama dalam tulisan yang anda buat. Agar tidak melenceng dari tema pembahasan inti.

  • Menggunakan variasi struktur kalimat

Agar tulisan terkesan flexible dan tidak monoton, anda bisa menggunakan variasi struktur kalimat dengan cara memilih baik frase keterangan tempat, frase keterangan waktu, frase keterangan cara, frase keterangan verbum ataupun partikel penghubung.

Syarat Kalimat Efektif

paragraf teks kalimat efektif

pixabay.com

Terdapat 6 syarat yang harus dipenuhi dalam menulis kalimat efektif, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Kesatuan

Menurut Amran Tasai dan Arifin, kesatuan adalah keseimbangan antara pikiran gagasan utama dan struktur bahasa yang digunakan. Kesatuan gagasan pada kalimat ini diperlihatkan kekompakan dan kepaduan pikiran yang baik.

Ciri-ciri yang kesatuan:

  • Adanya subjek dan predikat yang jelas.

Jangan menggunakan kata depan (di, ke, sebagai, dll) sebelum subjek.

Contoh kalimat kesatuan:

Di rumah adat para sesepuh mendiskusikan masalah kejahatan yang terjadi. (Salah)

Para sesepuh mendiskusikan masalah kejahatan yang terjadi di rumah adat. (Benar)

  • Tidak terdapat subjek ganda

Contoh :

Pembangunan jalan itu kita dibantu oleh warga desa. (Salah)

Dalam membangun jalan itu, kita dibantu oleh warga desa. (Benar)

  • Hindari menggunakan kata penghubung intrakalimat dalam kalimat tunggal

Contoh :

Saya datang agak terlambat. Sehingga saya tidak dapat mengikuti acara pertama (Salah)

Saya datang agak terlambat. Oleh karena itu, saya tidak dapat mengikuti acara pertama. (Benar)

  • Predikat kalimat tidak didahului dengan kata yang

Contoh :

Bahasa Jawa yang berasal dari bahasa Sansekerta.(Salah)

Bahasa Jawa berasal dari bahasa Sansekerta.(Benar)

  1. Kehematan

Menurut Finoza, kehematan kata adalah usaha menghindari pemakaian kata yang tidak perlu. Hemat berarti tidak menggunakan kata-kata yang mubazir dan tidak menjamakkan kata yang sudah berbentuk jamak ataupun tidak mengulang subjek.

Contoh kalimat kehematan:

Karena ia tidak diundang, dia tidak datang ke acara itu. (Salah)

Karena tidak diundang, dia tidak datang ke acara itu. (Benar)

Presiden Habibi menghadiri Rapat ABRI hari Senin (Salah)

Presiden Habibi menghadiri Rapat ABRI Senin itu. (Benar)

Ia hanya membawa badannya saja (Salah)

Ia membawa badannya saja / Dia hanya membawa badannya.  (Benar)

Para tamu-tamu (Salah)

Para tamu/ Tamu-tamu. (Benar)

  1. Keparalelan

Menurut Amran Tasai dan Arifin, keparalelan merupakan kesamaan bentuk yang digunakan dalam kalimat itu.

Maksudnya yaitu jika pada kata pertama berbentuk verba, maka kata kedua juga harus berbentuk verba.

Contoh kalimat keparalelan:

Sang Mentor menjelaskan, memaparkan, dan penerapan sebuah aplikasi pada para praktikan. (Salah)

Sang Mentor menjelaskan, memaparkan, dan menerapkan sebuah aplikasi pada para praktikan. (Benar).

  1. Kelogisan

Menurut Arifin dan Amran Tasai, kelogisan adalah ide kalimat itu dapat diterima oleh akal sehat dan penulisannya sesuai dengan ejaan yang berlaku.

Contoh kalimat efektif kelogisan :

Waktu dan tempat kami persilahkan. (Salah)

Bapak Bupati kami persilahkan. (Benar)

  1. Kepaduan (Koherensi)

Menurut Finoza, koherensi adalah terjadinya hubungan yang serasi antara unsur-unsur pembentukan kalimat. Hal ini merupakan syarat dari kalimat efektif agar nantinya setiap informasi yang diterima tidak terpecah-pecah.

Contoh :

Ayam memakan adik tadi pagi (Salah)

Adik memakan Ayam tadi pagi (Benar)

Selain itu, satu contoh lagi koherensi yang rusak karena menyisipkan sebuah kata seperti daripada, atau, tentang, antara predikat kata kerja dan objek penderita.

Contoh kalimat kepaduan:

Dia membahas daripada kehendak rakyat. (Salah)

Dia membahas kehendak rakyat. (Benar)

  1. Ketepatan

Menurut Finoza, ketepatan adalah kesesuaian dan kecocokan pemakaian unsur-unsur kata yang membentuk suatu kalimat sehingga tercipta pengertian yang bulat dan pasti.

Contoh kalimat ketepatan, tentang kesalahan dalam penggunaan tanda koma :

Jono lupa bagaimana cara melukis, mengecat dan berjahitan. (Salah)

Jono lupa bagaimana cara melukis, mengecat, dan menjahit.(Benar)

 


figur prasojo

life is journey, Santri, Desainer and Traveler

1 Comment

Nabilah · 8 April 2019 at 7:07 am

Terimakasih atas informasinya kak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: