Kucing Hutan Norwegia

Published by figur prasojo on

Taukah kamu kucing hutan norwegia ini sering kali di sebut mirip dengan kucing maine coon. Dan kucing hutan satu ini sangat di minati oleh pecinta kucing loh. Nah apakah kamu punya kucing peliharaan ras ini? Atau punya keinginan untuk mengadopsi?. Nah mari kita simak mengenai fakta unik dan cara merawatnya ya.

Karakter Kucing Hutan Norwegia

gambar Kucing hutan Norwegia

Sumber : Pixabay

Kepribadian Kucing ini tidak terganggu dengan manusia. Mereka Senang menikmati ruangan yang ditempati bersama tuannya. Seperti kucing pada umumnya mereka bisa beraktivitas dan menghibur diri sendiri saat kondisinya sedang sepi.

Kucing Hutan Norwegia kurang begitu suka untuk dipangku. Namun mereka menikmati sentuhan di bawah dagu dan antara telinga. Untuk menunjukkan rasa sukanya, mereka kerap menggesekkan pipinya.

Kucing ini memiliki suaranya tenang, bahkan cenderung mengeong saat dibutuhkan saja. Kecuali bila kucing ini merasa terabaikan, biasanya mengeong cukup keras.

Kucing ini merupakan tipikal pemanjat karena sesuai namanya saja kucing hutan. Meski memiliki ukuran yang besar, namun ia senang berada di spot tinggi dalam rumah.

Selain pandai memanjat dan memiliki bulu tahan air, kucing ini juga mandiri dan cerdas. Mereka seakan mudah memahami ketika belajar. Kewaspadaan kucing ini terhadap lingkungan juga cukup baik. Tak diragukan lagi, mereka dapat menjadi teman bermain yang asyik bagi pemiliknya.

 

Faktaunik Kucing Hutan Norwegia

Gambar kucing lucu

Sumber : Pixabay

  • Lebih besar dari kucing biasa

Rata-rata kucing biasa pada umumnya memiliki panjang 46 Cm dan memiliki bobot 3,6 hingga 4,2 Kg. Sementara itu kucing hutan Norwegia dapat tumbuh mencapai (panjang tubuh)100 Cm, dan berbobot 8 kg untuk betina dan 9 kg untuk pejantan.

  • Memiliki bulu tebal dan panjang

Kucing hutan Norwegia berasal dari tanah Eropa Bagian Utara yang dekat dengan daerah kutub sehingga telah beradaptasi dengan cuaca dingin. Bulu tebal dan panjang membuatnya mampu bertahan hidunp di pada musim dingin.

Kucing ini memiliki lapisan lemak yang menutupi tubuh untuk perlindungan ekstra dari cuaca yang ekstrim.

  • Hampir punah saat perang dunia kedua

Organisasi pecinta Kucing (CFA) menjelaskan bahwa kucing hutan Norwegia hampir punah akibat perkawinan silang dengan kucing domestik bulu pendek di Norwegia. Sedangkan usaha pecinta kucing untuk mempertahankan ras ini terhalang oleh situasi perang dunia kedua saat itu.

Barulah pasca perang dunia, mereka berhasil menyelamatkan ras kucing ini dari kepunahan. Dan Kucing Hutan ini mulai dikenalkan ke seluruh dunia, bahkan Raja Olaf Kelima menetapkan bahwa kucing Hutan Norwegia sebagai kucing nasional negara Norwegia.

  • Mirip dengan kucing Maine Coon

Beberapa orang mengira bahwa kucing Hutan Norwegia adalah leluhur dari kucing ras Maine Coon. Hal ini mungkin di lihat dari betapa miripnya dua ras kucing ini. Orang awam akan sulit membedakan mereka. Mereka sama-sama berbulu panjang nan lebat, dan termasuk ras-ras kucing terbesar di dunia.

  • Hewan yang ramah pada siapapun

Kucing ras ini dikenal senang menghabiskan waktunya dengan siapapun, termasuk anak kecil dan hewan peliharaan lain seperti anjing. Mereka hewan yang sangat sabar dan tidak mudah stres. Mereka biasa menyapa tamu yang datang ke rumah dengan duduk di pangkuan mereka.

  • Suka memanjat

Bagi kamu yang berencana untuk mengadopsi kucing jenis ini, CFA menyarankan untuk menyediakan lingkungan di mana kucing ini dapat bebas memanjat. Kucing ini senang sekali memanjat dan mengawasi sekelilingnya dari tempat tinggi.

Penyakit Kucing Hutan Norwegia

gambar Kucing hutan Norwegia

Sumber : Pixabay

Secara umum, apabila kucing ini hidup sehat, mereka pun bisa berumur panjang, antara 14-16 tahunan. Pada dasarnya kesehatan masing-masing kucing keturunan asli dan campuran memiliki masalah genetiknya tersendiri. Namun tetap saja ada beberapa penyakit yang mengintai:

 

  • Glycogen Storage Disease IV

Kondisi langka ini berdampak terhadap metabolisme glukosa. Mayoritas anak kucing yang terjangkit akan lahir dalam keadaan mati. Kalau pun hidup, usia mereka mungkin tidak akan lama. Dalam kurun waktu bulanan saja, nyawa kucing dapat tak tertolong. Dan penyakit ini memang berasal dari keturunan.

  • Kardiomiopati hipertrofik

Kelainan jantung ini diturunkan beberapa ras kucing, termasuk Maine Coon. Namun sampai sekarang ini, kasus penyakit Kardiomiopati hipertrofik belum terbukti pada ras kucing hutan Norwegia.

  • Penyakit ginjal polikistik

Kondisi genetik dan sasaran penyakit yaitu organ ginjal.

  • Displasia retina

Penyakit ini terlihat ada bintik-bintik pada retina kucing. Namun, keadaan tersebut tidak memperburuk daya penglihatan si kucing.

 

Perawatan Norwegian Forest Cat

gambar Kucing hutan Norwegia

Sumber : Pixabay

Untuk perawatan kucing ini juga hampir mirip dengan kucing berbulu panjang lainnya. Kamu perlu Menyisir dan menyikat bulu kucing ini selama satu atau dua kali setiap minggunya. Lakukan dengan lembut saja agar kucing tidak merasa tersakiti.

Kucing ini memang jarang mandi, namun asalkan bersih, hal tersebut justru cukup baik, sebab bulu kucing hutan Norwegia memang tahan air. Bahkan bulu mereka cenderung susah basah ketika mandi.

Dalam pemeiharaannya mirip seperti kucing lain, yang mana mereka cukup higenis dalam masalah ‘kamar mandi’. Kamu perlu memastikan supaya kotak pasir untuk kotorannya bersih. Selain menjaga kenyamanan kucing, hal tersebut juga dapat menjaga tubuh dan bulu kucing tetap bersih.

Dalam mengangani Penyakit periodonta kamu bisa mencegahnya dengan cara menyikat giginya. kamu dapat melakukannya setiap minggu.

Dalam menjaga kebersihan mata si kucing kamu dapat menggunakan kain lembut dan lembap untuk membersihkan sudut mata dari kotoran. Manfaatkan sisi kain yang belum tersentuh ke setiap bagian mata agar tidak terjadi infeksi.

Untuk perawatan telinganya lakukan pemeriksaan secara berkala. Jika terlihat kotor, kamu bisa membersihkannya menggunakan kain atau kapas lembut yang lembap. Kalau bisa, kamu dapat mencampurkan air hangat dan sari cuka. Agar mendapat hasil maksimal, sebaiknya kamu menghindari penggunaan cotton buds.

 

Warna Bulu dan Penampilan Kucing

Kucing hutan Norwegia dikenal karena ukurannya yang besar, bulunya yang tebal dan panjang. Kepalanya terlihat berbentuk seperti segitiga terbalik. Kucing ini memiliki dagu yang lancip yang melebar ke kedua sisinya.

Mata kucing ini cukup besar, dan bentuknya seperti kacang almond berwarna emas, hijau, ataupun tembaga. Dada kucing tampak lebar, tubuhnya memanjang dan tangguh, kemudian pahanya begitu berotot.

Kucing ini memiliki ekor yang tebal dan juga panjang. Mereka tampil dengan berbagai warna dan corak. Sebagai kucing yang bersahabat dengan manusia, mereka cocok berteman dengan anak-anak serta anjing atau peliharaan lainnya.

Untuk meyakinkan, kucing ini perlu pengenalan bersama dengan kucing atau peliharaan yang lain. Kenalkan pelan-pelan, kamu perlu memastikan kalau mereka bisa berbaur dengan baik.

 

Perbedaan Kucing Maine Coon dan Kucing Hutan Norwegia
gambar Kucing hutan Norwegia

Kucing maine coon Sumber : Pixabay

Perbedaan kucing maine coon dan kucing hutan norwegia. Mereka adalah sesama ras kucing besar dan  memiliki bulu halus dan panjang. Keduanya terkenal karena ukurannya dan ramah serta bersahabat dengan manusia.

gambar Kucing hutan Norwegia

Kucing hutan norwegia Sumber : Pixabay

Namun ada beberapa perbedaan dalam penampilan dan kepribadian mereka. Maine Coon terkenal karena kecerdasan dan kemampuan untuk mempelajari hal-hal baru dengan cepat.

Maine coon bisa dilatih untuk diajak berjalan-jalan dan di ikat dengan harnes atau tali tuntun, sehingga sebagian orang menyebutnya “anjing dari dunia kucing”.Sedangkan  Kucing Hutan Norwegia tidak begitu menyukai hal ini.

Perbedaan yang paling menonjol diantara keduanya dapat dilihat dari bentuk kepala mereka. Penampilan mereka sangat mirip tetapi keduanya memiliki bentuk kepala yang berbeda. Sedangkan pada bulunya juga sedikit berbeda.

Kucing hutan Norwegia memiliki kepala segitiga dengan dahi datar. Maine Coon memiliki kepala berbentuk seperti baji dengan tulang pipi yang besari. Dengan melihat kepala mereka, kamu dapat melihat perbedaan dari keduannya. Demikian penjelasan singkat mengenai Kucing Hutan Norwegia.

Categories: Fauna

figur prasojo

life is journey, Santri, Desainer and Traveler

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: