SDIT Badrussalam

Secuil kehidupan saya

Secuil kehidupan saya

 

Inilah saya figur prasojo lahir pada 24 juni 1998 saya adalah anak petama dari 3 bersaudara dan satu satu nya anak laki laki di keluarga saya, saya lulus SMK dan melanjutkan perjuangan hidup pada era digital yang semakin berkembang ini.Tentu saja saya tidak mau untuk kehilangan momentum sedikit saja, bagi saya ketika saya ketingglan informasi sedikit saja pada era saat ini saya merasa menjadi orang yang primitive.

Tentu masa ini tidak bisa di samakan pada saat masa saya masih duduk disekolah dasar dahulu.Karena apa..?, pada saat itu dengan riang gembira anak anak seusia saya tidak mengenal yang namanya gad get, yang saya kenal pada masa itu hanyalah alam.

Bercerita tentang masa kecil memang mengasyikan dan bahkan bisa tidak akan ada habisnya. Dikarenakan pada saat itu interaksi antar manusia sangatlah banyak terjadi dan itu menjadi momen yang bisa jadi kita ceritakan pada masa yang akan datang.

Pada saat itu di pagi yang cearah yang di damping sinar mentari dari ujung timur menyambut anak sesusia saya untuk berangkat kesekolah dengan riang dan gembira, di masa itu yang ada di maineset saya dan teman teman saya adalah datang lebih awal di sekolah agar dapat bermain ketika menunggu apel pagi. Memang yang ada dalam pikiran seorang pada masa kanak kanak adalah bermain.

SAINS TEKNOLOGI

SDIT Badrussalam

Namun pada suatu waktu saya menemui hobi baru saya yang entah dari mana datang nya, pada saat itu sata mulai tertari dan senag yang namya experimen.Nah pada awalnya mungkin saya mendapat tugas sains dari sekolah untuk membuat lonceng mengunakn barang elektrononik, bagai mana caranya tentu tidak seperti era saat ini sekali tidak tau langsung menbuka yang namanya youtube atau google.

Pada saat itu saya hanya bermodal buku dan dan imajinasi sendiri,tentu daya inspirasi seorang bisa terdorong jika punya keinginan yang kuat,pada saat itu di sore hari menjelan magrib saya mulain merancang sebuah bel elektronik rancangan saya sendiri dengan pemikiran anak anak saya. Apa saja yang saya gunakan untuk membuat nya tentu saja saya pada saat itu hanta menggunakan sebagian mainan saya yang kiranya sudah tidak bisa saya pakai lagi, dengan bermodalkan mainan dan beberapa peralatan yang ada di rumah pada saat itu saya membuat bell elektronik dengan mengandal kan prinsip elektro magentik dengan perpaduan dynamo yang saya ambil dari mainan saya batu batraii dan beberapa kabel yang saya ambil dari senter bapak saya.

Yang saya heran sampai pada saat itu saya tidak memerlukan waktu yang sangat lama atau berhari hari untuk memikirkan konsepnya.Hari pengumpulan itu pun tiba saya dengan senang hati untuk mengumpulkan hasil karya itu, dan alhamdulilah nya saya dapat niala yang bagus dari guru saya ,hanya senyum polos saja lah yang ter gambar pada wajah saya pada saat itu. Memang usaha tidak akan pernah menghianati hasil selama kita mau berusaha pasti allah punya jalan yang terbaik untuk kita.

Ingatan & cita cita

SDIT Badrussalam
SDIT Badrussalam

Cerita masa anak anak memang sangat indah utuk di ingat , dan terkadang kita ini ingin mengulang masa itu untuk kedua kalinya, namunwaktu memang harus terus berjalan, apayang telah kita lakukan di masalalu akan menjadi bahan renungan kita di masa depan. Kalau kta menjadi otrang yang cerdas pasti kita dapat mengambil pelajaran yang sangat berharga, karena “pengalaman adalah guru yang terbaik” .

Interaksi dengan alam adalah hal yang yang sering kita lakukan pada masa itu ,masa di mana anak anak masih sering bertatap muka untuk mencari kebahagian bersama. iInteraksi dengan alam yang saya maksutkan di sini adalah bagai mana seseorang bisa berkunjung dan memanfaat kan bagian dari alam untuk kehidupanya, atau pun juga bagaimana seorang ter sebut tidak hanya mengambil manfaat saja , akan tetapi bagai mana orang tersebut mampu atau tau bagaimana melestarikan alam dengan baik.

Interksi sosial sangatlah penting untu anak anak seusia saya pada saat itu itulah yang saya rasakan sendiri dampak nya di masa depan ini ,tentang bagai mana kepedulian kita terhadap orang lain atau pun timbal balik yang harus kita berikan terhadap orang di sekitar kita.

Cita cita saya waktu itu ingi menjadi soerang ilmuan yang dapat menemukan teknologi bagai mana sebuah kendaraan berjalan tanpa roda. Mengapa cita cita ini terbentu pada benak saya, tentu semua itu pasti faktor dari apa yang telah di cerna mata kita pada saat itu, memnag pada saat itu saya sangan tertarik pada ilmu Robotika yang sering saya dengar dari televisi.Saat itu saya mulai sibuk sendiri dengan apa yang saya sukai yaitu tentaang abagai mana saya isa menciptakan sebuah robot,,yah namaya juga anak anak pasti mereka berbuat sesuatu hanya berdasarkan imajinasi mereka saja.

Sifat & interaksi

SDIT Badrussalam

Pada saat duduk di bangku sekolah dasar saya dikenal sebagai sosok yang terkadang pendiam dan terkadang suka bercanda, nah dari  kedua persepsi tersebut masih melekat pada saya saat ini, umumnya  jikalu ada orang yang baru bertemu dengan saya pasti mereka ber asumsi kalau saya adalah orang yang pendiam ,namun jika mereka sudah mengenal saya lebih jauh pasti dia berprndapat bahwa saya saya adalah orag yang humoris dan banyak gaya, mungkin itu semua hanyalah pendapat publik tentang saya , adapun pendapat lain tentang saya itu tergantung pada persepsi masing masing manusia.

Di antara masa masa indah itu pasti ada rintihan seseorang yang meneteskan air mata yaitu masa masa yang sulit bagi setiap anak laki laki , yaitu masa khitan , khitan memang menjadi hal yang termasuk mengerikan yang saya alami ketika msa kanak kanak , pada saat itu saya selepas sholat jum’at tidak langsung menuju jalan pulang tetapi malah dibawa ketempat dokter sunat tentuu saya terkejut dan pasrah mau bagai mana lagi nsaya sudah di sini jalani saja. Setelah itu saya tau bahwasannya khitan itu tidak menyakit kan dan tidak berasa apa apa. Kemudian sesampainya di rumah saya langsung kesakitan karena efek bius nya mungkin sudah habis dan pada saat itu adalah bualan Ramadhan terpaksa saya membatal kan puasa saya. Pengalaman ini sungguh berharga bagi saya karena setiap manusia pasti memiliki kenangan yang tak akan terlupakan.

Masa kecil adalah masa emas untuk kita membentuk karakter, jika waktu tersebut hanya di gunakan untuk hal yang tidak berimbas positif pada kehidupan kita yang akan datang maka perbaikilah selagi ada waktu karena waktu terus berjalan dengan atau tanpa dirimu.

Sekian dan terima kasih……

 

 

 

 

Leave a Comment

%d bloggers like this: