Simbol Bahan Kimia Berbahaya yang Wajib Diketahui

Published by iqbal alaudin on

Dalam dunia medis maupun non medis banyak sekali ditemukan simbol simbol. Salah satunya adalah simbol bahan kimia. Tak hanya dalam laboratorium, simbol bahan kimia banyak kita temui di rumah sakit, tempat penambangan, pada label kemasan, bahkan di jalan raya sekalipun. Mengapa simbol simbol tersebut di pajang di tempat umum? karena simbol bahan kimia tersebut memiliki maksud dan tujuan untuk mengedukasi pembacanya.

Ada beberapa bahan kimia yang membahayakan lingkungan, kesehatan, dan keselamatan orang disekitar. Simbol bahan kimia di pajang untuk memudahkan masyarakat dalam menentukan bahan kimia tersebut berbahaya atau tidak. Bahan kimia tersebut ada yang mudah terbakar, penyebab korosif, bahkan ada juga yang mudah meledak.

Pada bahan kimia sendiri biasanya sudah dilabeli simbol simbol agar memudahkan pembaca dan tidak disalahgunakan. Label label tersebut terletak pada kemasan bagian belakang. Perlu diperhatikan sekali saat membeli bahan kimia. Kita harus memerhatikan simbol bahan kimia agar kita paham akan cara memakai dan menaruh ditempat yang seharusnya ketika selesai digunakan.

Agar lebih mudah, kita akan sertakan juga simbol-simbolnya guna menjadi lebih sederhana dalam mengedukasi supaya kita lebih mudah untuk mengingatnya.

Penasaran Bukan? Simak Penjelasan Berikut!

Contoh Simbol Bahan Kimia Berbahaya

Simbol bahaya pada bahan kimia memiliki ciri ciri yaitu piktogram dengan tanda berwarna hitam pada simbol utama dan pada latar belakang berwarna oranye, kategori bahaya untuk bahan kimia dan ditandai dengan simbol bahaya.

Berikut Adalah 9 Contoh Simbol Bahan Kimia :

1) Exsplosif (Mudah Meledak)

simbol bahan kimia Explosive

idntimes.com

Eksplosif adalah bahan kimia yang mudah meledak. Dari simbolnya sendiri sudah terlihat bahwa bahan kimia yang di labeli dengan simbol ini menunjukan bahwa bahan tersebut mudah meledak. Tindakan yang perlu di hindari adalah pukulan/benturan, gesekan dengan benda keras, pemanasan oleh api atau cahaya matahari, bahkan tanpa oksigen atmosferik bahan kimia yang bersimbol ini juga dapat meledak.

Bekerja atau menggunakan bahan kimia ini perlu adanya kehati hatian dalam penggunaan dan ilmu yang cukup untuk penolongan pertama saat terjadi kesalahan yang fatal.

Contoh : KClO3, NH4NO3, TrinitroToluena (TNT), Asam Nitrat bereaksi dengan Aseton, Dietil Eter, Etanol.

2) Flammable (Mudah Terbakar)

simbol mudah terbakar

wanibesak.wordpress.com

Simbol bahan kimia yang kedua yaitu Flammable (mudah terbakar). Bahan kimia ini akan mudah terbakar ketika berinteraksi langsung dengan pemicunya. Bahan kimia mudah terbakar memiliki banyak jenis berupa gas dan cairan yang membentuk suatu campuran yang bersifat mudah meledak di bawah kondisi normal.

Terdapat 2 jenis simbol Flammable yaitu amat sangat mudah terbakar (Extremely Flammable) dan sangat mudah terbakar (Highly Flammable). Titik nyala simbol Extremely Flammable pada suhu 0 derajat Celcius dan pada suhu 35 derajat celcius terdapat titik didih. Sedangkan simbol Highly Flammable titik nyala pada suhu 21 derajat celcius dan memiliki suhu yang tak terbatas pada titik didihnya. Untuk Frase-R simbol bahan kimia amat sangat mudah terbakar adalah R12. Sedangkan untuk Frase-R simbol bahan kimia sangat mudah terbakar adalah R11.

Contoh bahan kimia gas : Gas LPG, Hydrogen, Propana, Acetelyna, Butana.

Contoh bahan kimia cair : Benzena, Aseton, Dietileter, Logam Natrium

3) Corrosive (Korosif)

simbol bahan kimia korosif

hima-tl.ppns.ac.id

Korosif adalah bahan kimia yang memiliki sifat perusak. Simbol ini mengingatkan bahwa pada bahan kimia yang berlebelkan simbol ini memiliki sifat perusak jaringan ketika melakukan kontak langsung. Dengan melihat kadar asam kita dapat mengetahui bahan kimia tersebut bersifat korosif atau tidak. Untuk pH yang sering dijumpai dari bahan kimia bersifat korosif berada di kisaran < 2 atau >11,5. Sifat korosif memiliki banyak unsur negatif pada lingkungan seperti merusak jaringan hidup, dapat menyebabkan iritasi pada kulit, gatal-gatal dan dapat membuat kulit mengelupas. Frase-R untuk bahan korosif yaitu R34 dan R35.

Contoh : HCl, H2SO4, NaOH (>2%), Cl

4) Toxic (Beracun)

simbol bahan kimia beracun

ibs.co.id

Selanjutnya yaitu toxic atau beracun. Bahan kimia ini sangat berbahaya dan bisa mengganggu masalah kesehatan manusia apabila tertelan atau terhirup. Banyak kasus yang terjadi seperti menelan bahan kimia. Hal ini berbahaya dan dapat berakibat fatal apabila tidak ditangani dengan cepat dan benar. Kronis dan mematikan adalah sifat utama dari bahan kimia ini. Tak hanya kontak dalam yang melewati mulut dan hidung, kontak luar seperti terkena kulit juga dapat berakibat serius.

Tindakan yang perlu dilakukan yaitu menghindari kontak langsung dengan mulut, hidung, dan kulit. Segera hubungi dokter bila terjadi kontak dengan tubuh. Penggunaan bahan kimia ini diperlukan pengetahuan yang cukup.

Contoh : Arsen Triklorida, Merkuri Klorida, Nitrobenzena, Kalium Sianida

5) Dangerous for Enviromental (Bahan Berbahaya bagi Lingkungan)

simbol dangerous for the environment

all-free-download.com

Bahan kimia bersimbol ini dapat mengakibatkan bahaya secara langsung maupun tidak langsung bagi sebagian atau seluruh aspek lingkungan. Gambar dari simbol bahan kimia ini adalah ikan yang mati karena kekeringan. Bahan kimia ini mampu merusak ekosistem sekitarnya. Ekosistem akan mati ketika langsung di buang ke tanah, air, maupun udara. Untuk Frase-R bahan kimia berbahaya bagi lingkungan sekitar adalah R50, R51, R52 dan R53.

Contoh : Tetraklorometan, Biosida, Bensin, Tributil Timah Klorida

6) Oxidizing (Mudah Teroksidasi)

simbol mudah teroksidasi

nusacaraka.com

Bahan kimia ini digambarkan dengan lingkaran yang diatasnya terdapat nyala api. Untuk bahan kimia yang satu ini terdapat sifat yang mudah menguap dan mudah sekali terbakar melalui oksidasi. Bahan kimia ini dapat menyebabkan kebakaran ketika kontak langsung dengan bahan organik dan bahan pereduksi. Untuk penggunaan bahan kimia yang bersimbol demikian harus berpengetahuan yang cukup. Apabila tidak, kemungkinan berisiko terjadinya kebakaran sangatlah besar. Untuk Frase-R bahan kimia pengoksidasi adalah R7, R8 dan R9.

Contoh : Hidrogen Peroksida, Kalium Perklorat, 

7) Harmful Irritant (Bahaya Iritasi)

simbol bahan kimia penyebab iritasi

prasstyle.com

Terdapat dua jenis kode pada simbol bahan kimia diatas, yaitu kode Xn dan kode Xi. Kode Xn menunjukan bahwa adanya risiko kesehatan jika bahan kimia tersebut masuk melalui pernafasan, melalui mulut, dan melalui kontak kulit. Dan kode Xi menunjukan bahwa terdapat risiko inflamasi (peradangan) jika bahan kimia tersebut melakukan kontak langsung dengan kulit dan selaput lendir.

Hindari kontak dengan tubuh, apabila terhirup atau tertelan segera hubungi dokter. Untuk Frase-R kode Xn (Harmful) adalah R20, R21, R22. Sedangkan untuk Frase-R Kode Xi (irritant) adalah R36, R37, R38, dan R41.

Contoh Kode Xn : Peridin, Etilenglikol

Contoh Kode Xi : Benzyl Klorida, Ammonia

8) Radioactive

simbol bahan kimia radioaktif

prasstyle.com

Bahan kimia dengan simbol diatas adalah bahan yang menunjukan material atau kombinasi dari material lain yang dapat memancarkan radiasi secara spontan. Terdapat banyak media, tujuan, dan fungsi utama dalam penggunaan radioaktif. Radioaktif berguna untuk melacak dalam mendeteksi penyakit dalam, Reaktor nuklir, Pendeteksi asap, juga berguna dalam pengobatan seperti mesin sinar X, dan Radiography.

Contoh : Uranium, 90Co, Tritium.

9) Gas di Bawah Tekanan

simbol gas dibawah tekanan

prasstyle.com

Bahan kimia berbahaya terakhir yang akan kita bahas adalah simbol gas di bawah tekanan. Bahan kimia yang menunjukkan adanya gas yang tersimpan di bumi dan memiliki tekanan yang cukup besar. Simbolnya ditunjukkan dengan gambar tabung gas. Benda yang bersimbol demikian dapat meledak bila dipanaskan/terkena panas atau pecah dan isinya dapat menyebabkan kebakaran yang cukup besar. Banyak sekali kandungan berbahaya dalam gas tekanansalah satunya adalah gas berpendingin yang dapat menyebabkan luka bakar atau cedera kriogenik.

Contoh : Hidrogen Peroksida, Kalium Klorat, Kalium Permanganat, Asam Nitrat, Ammonium Nitrat


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: