Contoh Teks Negosiasi

Contoh teks negosiasi apa yang terlintas di benakmu ketika mendengar kata negosiasi?. Terbilang pada beberapa kasus, negosiasi dapat melibatkan berbagai pihak termasuk pihak ketiga yang biasa disebut sebagai negosiator. Negosiator berperan sebagai pihak penengah bagi pihak yang melakukan negosiasi, dan biasanya memiliki keahlian dalam negosiasi serta memiliki etika berbisnis yang baik.

untuk mengetahui lebih lanjut mari simak pembahasan di bawah ini.

Pengertian Teks Negosiasi

contoh teks negosiasi
pinterets.com

Negosiasi merupakan suatu proses tawar-menawar dengan cara berunding untuk mencapai kesepakatan bersama. Biasanya antara satu pihak dan pihak yang lain baik berbentuk organisasi, kelompok, maupun perorangan.

Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), negosiasi merupakan “Tawar menawar antar dua pihak dengan tujuan untuk mencapai kesepakatan tentang jumlah, kualitas, harga , atau persyaratan sesuai dengan pembicaraan”.

Negosiasi umumnya digunakan banyak orang untuk mencapai kesepakatan yang melegakan dari kedua belah pihak. Negosiasi dinisi dibutuhkan untuk menemukan titik adil dalam kesepakatan.

Syarat Negosiasi

Sebelum melakukan interaksi berupa negosiasi paling tidak ada 2 hal yang harus kamu perhatikan, yaitu:

Dilakukan oleh minimal 2 orang atau lebih. Negosiasi tidak dapat berlangsung kalau hanya dilakukan oleh satu pihak. Contohnya, negosiasi antara pedagang dan pembeli, dan negosiasi antara pebisnis.

Dilakukan jika pihak yang terkait belum menemukan kesepakatan atau jalan keluar dalam menentukan keputusan.

Baca Juga:

Contoh Teks Prosedur Sederhana

7 Cara Mudah Belajar Bahasa Inggris

Tujuan Negosiasi

teks dalam buku
pinterest.com

Setiap kegiatan ataupun tindakan sudah tentunya memiliki maksud dan tujuan, tak terkecuali proses negosiasi ini. Berikut merupakan tujuan negosiasi:

  1. Yang pertama adalah untuk mencapai kesepakatan bersama, yang mana memang tujuan agar dua pihak melakukan negosiasi adalah agar mendapatkan jalan keluar dari permasalahan yang sedang dibicarakan.
  2. Yang kedua yakni untuk mengurangi konflik antar pihak, arena dalam berjalannya proses negosiasi kedua belah pihak akan mencari jawaban yang menguntungkan. Dan setelah menimbang dan meninjau, kedua belah pihak akan mendapatkan kesepakatan tanpa merasa dirugikan sehingga tidak akan timbul konflik.
  3. Ketiga, untuk menyatukan pendapat. Tentunya hal ini untuk memberikan keuntungan pada kedua belah pihak dengan mencapai win-win solution.
  4. Terakhir adalah untuk mengatasi dan menyesuaikan perbedaan untuk memperoleh sesuatu yang dari pihak lawan tanpa menggunakan paksaan

Manfaat Negosiasi

Manfaat yang dapat diperoleh dari proses negosiasi adalah:

Terciptanya jalinan kerja sama antar pihak untuk mencapai tujuannya masing-masing.

Secara tidak langsung akan menimbulkan rasa saling pengertian antar pihak yang melakukan negosiasi.

Tercapainya kesepakatan yang menguntungkan semua pihak yang melakukan negosiasi.

Terbentuknya interaksi yang bersifat positif antar pihak yang melakukan negosiasi yang kemudian dapat memberikan dampak yang lebih luas pada banyak orang.

Baca Juga: Ciri-ciri Pantun & Contohnya

Ciri-Ciri Negosiasi

Sistem komunikasi dalam contoh teks negosiasi memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Melibatkan dua pihak, misalnya pihak penjual dan pihak pembeli
  • Adanya kesamaan tema masalah yang dinegosiasikan atau masih berkesinambungan
  • Kedua belah pihak akan menjalin kerja sama
  • Kedua belah pihak memiliki tujuan untuk mengkonkritkan masalah yang dirasa masih abstrak
  • Proses Negosiasi
  • Pihak yang memiliki maksud (pihak pertama) hendaknya menyampaikan dengan kalimat santun dan jelas.
  • Pihak kedua dapat menyanggah mitra lainnya dengan santun dengan tetap menghargai maksud pihak pertama
  • Pemilik program hendaknya mengemukakan argumentasi dengan kalimat santun dan meyakinkan mitra bicara menggunakan alasan yang logis.
  • Terjadi pembahasan akhir dan kesepakatan terlaksananya program/maksud dari negosiasi

Jenis-Jenis Negosiasi

buku
pinterest.com

Berdasarkan situasi, jumlah negosiator serta untung dan ruginya, negosiasi dapat dibedakan menjadi beberapa jenis. Berikut ini adalah beberapa jenis contoh teks negosiasi disertai dengan arti dan definisinya:

  1. Negosiasi formal: Adalah kegiatan bernegosiasi yang dilakukan untuk mendapatkan kesepakatan dengan menggunakan jalur hukum.
  2. Negosiasi informal: Adalah proses negosiasi yang dapat dilakukan dimana saja tanpa melibatkan jalur hukum.
  3. Negosiasi dengan bantuan pihak penengah: Adalah jenis negosiasi yang dilakukan oleh dua atau lebih sehingga setiap hasil keputusan dan proses negosiasi pasti akan memerlukan pihak penengah yang sifatnya netral atau tidak memihak.
  4. Negosiasi tanpa bantuan pihak penengah: Adalah negosiasi yang dilakukan tanpa melibatkan bantuan pihak penengah dan umumnya hanya terjalin antar dua pihak saja.
  5. Negosiasi kolaborasi: Adalah jenis negosiasi yang mana pihak terlibat akan menyuarakan pendapat dan keinginannya, sehingga terjalinlah penggabungan kepentingan dan keinginan untuk mampu mendapatkan solusi terbaik.
  6. Negosiasi dominasi: Adalah jenis negosiasi yang akan menguntungkan lebih pada salah satu pihak saja dan pihak lainnya tidak akan terlalu banyak mendapatkan keuntungan.
  7. Negosiasi akomodasi: Adalah negosiasi yang mana setiap pihak melakukan negosiasi dengan hanya akan mendapatkan keuntungan yang sedikit, bahkan bisa saja pihak lawan berpeluang mendapatkan keuntungan yang banyak.
  8. Negosiasi lose-lose: Adalah negosiasi yang dilakukan agar kedepannya tidak melanjutkan konflik atau justru menimbulkan konflik baru. Jadi, setiap pihak lebih memilih untuk menyelesaikan masalah mereka dengan kepala dingin.

Struktur Contoh Teks Negosiasi

contoh teks negosiasi
pinterest.com
  • Orientasi

Orientasi adalah tahap awal dalam negosiasi saat tawar-menawar mulai dilakukan. Orientasi dapat berupa ucapan salam, kata sapaan, maupun pertanyaan awal yang menyinggung hal yang akan didiskusikan.

  • Pengajuan

Struktur contoh teks negosiasi yang kedua adalah pengajuan. Pengajuan merupakan penyampaian maksud dari satu pihak untuk mencapai suatu keinginan kepada pihak lainnya. Dalam proses pengajuan ini, pihak-pihak yang terlibat akan mengungkapkan tujuan masing-masing yang ingin mereka capai.

  • Penawaran

Penawaran adalah bagian inti dari negosiasi itu sendiri. Penawaran terjadi karena adanya pengajuan. Apabila saat pengajuan terdapat satu pihak yang dianggap tidak sesuai dengan tujuan pihak lainnya, umumnya pihak yang kurang setuju akan melakukan penawaran. Kedua belah pihak akan saling melakukan proses negosiasi (tawar-menawar) yang didasari oleh perbedaan pendapat masing-masing. Kecepatan proses penawaran tergantung pada kompromi yang dilakukan oleh kedua belah pihak.

  • Persetujuan

Persetujuan adalah hasil akhir dari negosiasi di mana kedua pihak telah mencapai kesepakatan mereka. Dalam persetujuan ini, perbedaan kedua belah pihak sudah teratasi dan menghasilkan perjanjian yang saling menguntungkan tanpa adanya unsur paksaan.

  • Penutup

Penutup adalah akhir dari proses negosiasi yang mana kedua belah pihak akan saling menyampaikan ucapan terima kasih dan juga salam untuk mengakhiri diskusi tersebut.

Contoh Teks Negosiasi

Berikut dibawah ini adalah contoh teks negosiasi yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari hari.

1. Naik Ojek

Penumpang: “Bang permisi, saya mau naik ojeknya abang”

Tukang ojek: “ ohiya mangga neng, eneng teh mau kemana?”

Penumpang: “Kalo ke pasar Baru berapa bang ongkosnya?”

Tukang ojek: “30 ribu aja neng”

Penumpang: “Yah bang, mahal banget. 20 ribu aja gimana?”

Tukang ojek: “Aduh neng, kalo segitu mah belum balik bensinnya atuh”

Penumpang: “Hmm, kalo 25 ribu gimana bang?”

Tukang ojek: “Boleh neng, oke. Ayok naik”

Penumpang: “Makasih bang”

2. Contoh Teks Negosiasi di Pasar

Membeli jeruk manis

Penjual: “Mari bu jeruk manisnya”

Pembeli: ”Wah, kelihatannya segar sekali ya pak”

Penjual: “Tentu bu, jeruk-jeruknya masih fresh dan baru dipetik”

Pembeli: “Kalau gitu tolong saya dibungkus kan sekilo saja pak, sekilo nya berapa?”

Penjual: “Sekilo nya 20 ribu bu”

Pembeli: “Aduh, bagaimana kalau 15 ribu saja?”

Penjual: “Tidak bisa bu, ini jeruknya kualitas bagus loh bu. Kalau 18 ribu bagaimana? Ibu mau ambil atau tidak? “

Pembeli: “Iya sudah pak, omong dibungkus kan yaa”

Penjual: “Baik bu, ini silahkan. Terima kasih ya bu”

Pembeli: “Sama-sama Pak, mari”

3. Contoh Teks Negosiasi di Rumah

Ibu: “Sari, apa ibu boleh minta tolong nak?”

Sari: “Boleh bu, ibu perlu bantuan apa?”

Ibu: “Ibu minta tolong belikan deterjen cair di warung bu Surti”

Sari: “Hmm, Sari sedang ada kelas online bu.”

Ibu: “Iyaudah kalau begitu nak”

Sari: “Bagaimana kalau ibu ke warung, lalu Sari akan mengapung rumah bu. Bagaimana?”

Ibu: “Baiklah, sekarang ibu akan ke warung. Terima kasih ya nak”

Sari: “Sama-sama Bu”

4. Contoh Teks Negosiasi Menanam Bunga

Putri: “Hai Susan, mari kita menanam benih bunga ini! “

Susan: “Wah, iya put. Sepertinya seru sekali!!”

Putri: “Bagaimana jika kita menanamnya dengan formasi warna zig-zag saja?”

Susan: “Aku pikir akan terlihat bagus jika kita menanamnya sesuai dengan kelompok warnanya, bagaimana?”

Putri: “Apa tidak akan terlihat monoton?”

Susan: “Tidak Putri, justru akan terlihat rapi dan indah”

Putri: “Baiklah, mari kita mulai menanam”

Susan: “ Ayok!”

5. Contoh Teks Negosiasi Jual Beli

Pembeli: “Selamat pagi bu, di sini jual jengkol?”

Penjual: “Oh iya, pagi juga bu. Itu kebetulan ada bu, jengkolnya ada di bagian rak depan, ya.”

Pembeli: “Sekilonya ini berapa, bu?”

Penjual: “Rp80.000 saja bu.”

Pembeli: “Wah, ternyata masih mahal banget yah.”

Penjual: “Iya, bu. Masih belum turun lagi.”

Pembeli: “Tapi ini jengkolya udh tua kan bu?”

Penjual: “Tua-tua kok bu, Bisa dipilih sendiri bu, silahkan.”

Pembeli: “Ini sudah Bu, beneran nggak bisa kurang? Rp50.000 aja gimana ya?”

Penjual: “Waduh, kemurahan segitu mah. Rp70.000 harga paling pasnya.”

Pembeli: “Ya sudah, boleh bu ini uangnya.”

Penjual: “Baik, terima kasih ya bu.”

6. Contoh Teks Negosiasi dengan Orang Tua

Ayah: Nak, setelah lulus SMA kamu ingin melanjutkan kuliah dimana?

Febi: Aku ingin melanjutkan kuliah di luar kota yah, di Jogja saja ya?

Ayah: Jauh sekali nak, apa kamu tidak ingin kuliah di kota kita sendiri?

Febi: Tidak yah.. Aku ingin kuliah yang jauh dari rumah

Ayah: Tapi kasian ibumu, kalau ayah kerja dia tidak akan ada yang menemani.

Febi: Tak apa yah, pasti ibu memaklumi kok

Ayah: ayolah nak, pikirkan lagi.. Kasian ibumu sudah sakit-sakit an. Setidaknya kalau nanti ayah kerja akan ada kamu yang merawat ibumu nak.

Febi: (setelah beberapa saat) Baiklah yah. Aku akan kuliah di kota ini saja.. Maaf kan aku ya ayah.

Ayah: Iya nak, yang penting nanti kamu serius dan giat belajar nya ya..

Febi: Siap yah

Baca Juga: Cara Menghilangkan Jerawat Secara Alami

Contoh Teks Negosiasi Beserta Strukturnya

buku
pinterest.com

Berikut dibawah ini adalah contoh teks negosiasi beserta strukturnya yang dapat di temui dalam keseharian kita.

1. Contoh Teks Negosiasi Ulangan harian

Orientasi:

Guru: Anak-anak, minggu depan kita akan segera melaksanakan ulangan harian bab teks inspiratif ya.. Jadi kalian harus mempersiapkan nya dengan baik.

Pengajuan:

Siswa: Yah, jangan dulu Bu. Tugas harian kita kan sudah banyak. Ditambah mata pelajaran lain juga ada banyak tugas Bu.

Guru: Jadi kalian keberatan kalau minggu depan kita ulangan?

Siswa: Iya, Bu. Ibu kan juga sudah memberi tugas hari ini.

Guru: Kalau begitu kapan kalian siap?

Penawaran:

Siswa: Bagaimana kalau dua minggu lagi saja, Bu.

Persetujuan:

Guru: Baiklah. Tapi, karena materi kita di bab teks inspiratif sudah selesai, apakah kalian punya usulan apa yang akan kita lakukan minggu depan?

Siswa: Minggu depan kita pentas drama saja, Bu dengan tema drama inspiratif. Satu kelas bisa dibagi jadi beberapa kelompok untuk memainkan drama pendek. Gimana, Bu?

Penutup:

Guru: Wah. Ini ide bagus juga.

2. Contoh Teks Negosiasi Jual Beli Barang Elektronik

Orientasi:

Penjual: Mari silahkan mampir kak, lihat-lihat dulu tidak apa-apa! Di sini murah meriah. Silakan, mau cari apa kak?

Pengajuan:

Pembeli: Apa ada handphone Real I am tipe S939, tidak?

Penjual: Oh tentu saja ada, Kak.

Pembeli: Berapa kisaran harganya?

Penjual: Rp2,9 juta sampai Rp3 juta Kak.

Penawaran:

Pembeli: Wah, kok bisa mahal sekali? Di E-commers, saya lihat harganya hanya Rp2,5 juta.

Penjual: Dengan harga segitu saya tentu gak bisa balik modal, Kak.

Pembeli: Turunin lagi boleh gak? Kalau Rp2,6 juta bagaimana?

Penjual: Maaf, belum boleh, Kak. Tipe ini baru saja release. Rp2,850 juta deh.

Pembeli: Wah, Cuma turun lima puluh dong? Rp2,7 juta saja bagaimana, kak.

Penjual: Waduh, masih rugi saya Kak. Begini saja Kak, Rp2,750 juta. Itu sudah murah sekali. Mau atau tidak?

Persetujuan:

Pembeli: Hmm…tapi gratis tempered glass ya?

Penjual: Ya, baiklah. Rp2,750 juta gratis dengan tempered glass.

Pembeli: Baik, ini uangnya silahkan dihitung dulu.

Penjual: Ini barangnya, kak. Silakan kalau mau diperiksa terlebih dahulu. Garansi toko 2 bulan ya, Kak.

Penutup:

Pembeli: Ya. Terima kasih ya kak

Penjual: Sama-sama kak. Selamat berbelanja kembali.

3. Contoh Teks Negosiasi di Sekolah

Orientasi:

Rio: “Hai Raya, perkenalkan nama ku Rio, kita satu kelompok kan ya”

Raya: “Hai juga Rio, iya kita satu kelompok pembuatan makalah dan presentasi tentang SDA”

Rio: “Gimana perihal pembagian tugasnya Raya?”

Pengajuan:

Raya: ”Gimana kalau kita sama-sama nyari bahan materi, lalu aku yang mengerjakan makalah dan kamu yang buat PPT buat presentasi?”

Rio : “Kalau seperti itu namanya kerja sendiri bukan kerja kelompok, Ray. Bagaimana kalau kita cari bahan sama-sama dan aku yang mengerjakan makalahnya”.

Penawaran:

Raya: “Aduh aku hari ini engga bisa karena harus cepat pulang”

Rio: “gimana kita cari bahannya besok saja di perpustakaan?”

Raya: “Bisa, tapi kamu yang ngerjain PPT ya, soalnya aku gabisa”

Rio: “Laptopku lagi di servis nih, jadi gabisa bikin PPT nya”

Raya : “Kamu masih bisa pakai laptopku kok Ri, gimana?”

Persetujuan:

Rio: “Iya deh Ray, biar aku aja yang ngerjain PPT dan kamu yang bagian makalah”

Raya: “Iya Ri, aku bakal bikin makalahnya sebaik mungkin”

Penutup:

Rio: “Kalau begitu sampai ketemu besok di perpustakaan ya Ray”

Raya: “Iya Ri, sampai ketemu besok”

Contoh Teks Negosiasi Dalam Bentuk Narasi

Berikut dibawah ini adalah contoh teks negosiasi dalam bentuk narasi yang sering kita temui di kehidupan sehari hari

“Pagi itu, seorang pedagang ikan keliling yang sedang berjalan-jalan di sekitar lingkungan tempat tinggal Bu Wati tiba. Bu Wati yang sudah menjadi pelanggan tetap pun mendekat dan mulai mencari ikan yang ingin dibelinya. Segera Bu Wati memilih ikan yang dibawa oleh penjual.

Mencoba menentukan ikan mana yang akan dibeli, antara bandeng dan baronang, Bu Wati bertanya kepada penjual tentang kualitas kedua ikan tersebut.

Penjual mengatakan bahwa semua ikan yang dibawanya dijamin segar, karena baru pagi ini dijual di pelelangan. Karena ikan Baronang lebih enak dari bandeng, Bu Wati memilih untuk membeli ikan Baronang. Tapi tiba-tiba saya keluar dengan suami yang sangat ingin makan ikan bandeng, jadi memutuskan untuk membeli ikan bandeng.

Setelah memutuskan untuk membeli bandeng, Bu Wati bertanya kepada penjual ikan berapa harganya. Seekor bandeng nilainya Rp 15.000, tapi kalau beli banyak harganya hanya Rp 50.000 saja.

Bu Wati merasa harga di penjual terlalu tinggi, mengaku bandeng yang biasa ia beli di pasar hanya seharga Rp 10.000 per ekor.

Kemudian Bu Wati menawarkan Bandeng seharga Rp 40.000 untuk 4 ekor. Penjual menolak dengan alasan tidak menguntungkan menjual ikan dengan harga yang ditawarkan Bu Wati.

Kemudian penjual ikan menurunkan harga apa saja yaitu Rp 47.000. Namun, Bu Wati memperkirakan harga 4.444 ikan masih cukup mahal, kemudian Bu Wati sedikit meningkatkan pasokannya menjadi Rp 43.000. Penjual ikan menerima tawaran kedua Bu Wati karena dia merasa harganya tepat dan dia bisa mendapat untung.

Di sisi lain, Bu Wati juga merasa harga ini cocok untuk Bandeng. Padahal ada perbedaan harga ikan yang biasa ia beli di pasar, hanya Rp 3.000. Setelah menyepakati harga, Bu Wati membayar Bandeng yang dibelinya.”

Contoh Teks Negosiasi Dalam Bentuk Dialog

1. Contoh Teks Negosiasi Bermain layang-layang

Hakam: Sore nanti sehabis Asar kita main layangan yuk di lapangan sepak bola GTR

Ayra: Oke, tapi jangan di situ dong, pasti banyak orang yang bermain bola, takut mereka nanti terganggu

Hakam: Lalu di mana? Justru lapangan kan tempat paling bagus

Ayra: Bagaimana kalau kita bermainnya di pantai saja, anginnya pasti juga bagus

Hakam: Itu terlalu jauh Ra, aku takut dimarahi ibuku

Ayra: Jadi, di mana bagusnya?

Hakam: Kita main di sawah saja, petani kan baru aja panen jadi lahannya belum di tanami.

Ayra: Baiklah kalau begitu, nanti sore aku ke rumahmu ya Kam.

Hakam: Oke, aku tunggu ya Ra..

2. Contoh Teks Negosiasi Tempat pensil

Ayla: Dimana kamu membeli tempat pensil itu Fi? Aku pun juga ingin membelinya

Sofi: Aku tidak tau Ay, kakak ku yang mengirimkannya dari Jakarta

Ayla: Bisakah aku membeli punyamu saja?

Sofi: harganya sekitar 150 ribu, apa kamu mau?

Ayla: ayolah, kita kan sudah berteman lama, 100 ribu saja ya, lagipula itu kan sudah pernah kamu pakai

Sofi: tapi tempat pensil ini limited edition, dan harganya pun memang segitu. 130 ribu sajalah, bagaimana?

Ayla: 110 ribu, langsung kubayar sekarang juga

Sofi:120 ribu akan langsung kuberikan padamu

Ayla: oke, kalau begitu aku setuju

Contoh Teks Negosiasi Singkat Beserta Strukturnya

Orientasi

Pembeli : Selamat siang Bu

Penjual : Selamat siang kembali nak. Maaf ada yang bisa saya bantu ?

Permintaan

Pembeli : Saya ingin membeli beberapa gamis. Apa ada gamis yang berbahan dasar moscrepe atau Wolvis bu?

Penjual : Wah kebetulan saya ada stok banyak nak, silahkan tinggal pilih saja yang paling kamu suka, harganya mulai 150 ribu saja nak.

Penawaran

Pembeli : Apa harganya bisa ditawar bu? Saya kan beli nya borongan

Penjual : Ooh, boleh nak. Memangnya mau ditawar berapa nak ?

Pembeli : 100 ribu per gamis boleh bu?

Penjual : Wah maaf nak, harga segitu belum boleh yaa. Ini kualitasnya sangat bagus dan impor. Harga pasnya 150 ribu nak. Tapi kalau nanti kamu mau borong minimal 6 potong. Saya kasih diskon 15% deh.

Pembeli: Apa tidak bisa tambah lagi diskonnya bu?

Penjual: Tidak bisa nak, nanti saya akan rugi kalau saya kasih diskonnya terlalu banyak

Persetujuan

Pembeli : Ya sudah bu saya setuju.

( Pembeli lalu membayar dengan uangnya )

Penutup

( Pembeli lalu pergi meninggalkan toko dengan membawa 6 potong gamis yang baru dibelinya)

 

Itulah penjelasan selengkapnya tentang contoh teks negosiasi. Have a nice learning!

Leave a Reply

%d bloggers like this: