Rumah Adat Riau Ikon Kebanggaan Provinsi Riau

Published by iqbal alaudin on

Rumah Adat Riau- Indonesia sungguh kaya akan kebudayaan yang sangat khas dari setiap daerahnya. Memiliki berbagai buadaya seperti kesenia, senjata tradisional, hingga pakaian adat Riau yang sangat terkenal.

Dari berbagai aspek kebudayaan ini, Indonesia tergolong negara kaya. Tak hanya itu, sumberdaya alam yang sangat melimpah di berbagai pulau juga menjadikan negara asing ingin mengambil alih wilayah kita.

Dalam aspek kebudayaan, Prasstyle.com teracu pada kebudayaan bidang rumah adat indonesia salah satunya adalah rumah adat Riau yang memiliki banyak filosofi terpendam yang jarang di ketahui oleh banyak orang.

Dari aspek rumah adat ini sangat berhubungan erat dengan pakaian adat Riau dan senjata tradisional Riau yang dibuat khusus pada zaman dahulu untuk menandakan ciri khas sebuah wilayah.

Pasti muncul dalam benak kamu pertanyaan apa nama rumah adat Riau?. Maka dari itu kita akan membahas bersama mengenai rumah adat Riau dan penjelasanya secara rinci.

Simak pembahasan di bawah ini ūüôā

Rumah Adat Riau

rumah adat riau

rimbakita.com

Riau adalah sebuah kepulauan yang tergolong kaya di Nusantara. Keanekaragaman jenis flora dan fauna di Indonesia terdapat di pulau ini.

Tidak hanya itu, Kepulauan Riau memiliki sumberdaya alam yang sangat melimpah. Tentunya di imbangi dengan keragaman budaya adat mereka yang sudah ada sejak dulu hingga sekarang.

Berbagai kebudayaan ini diantaranya seperti rumah adat Riau, kesenian daerah, logat bahasa, maupun pakaian adat Riau yang bernama Teluk Belanga dan Kebaya Labuh.

Rumah adat Riau adalah rumah tradisional yang menjadi tempat tinggal masyarakat suku suku setempat khususnya suku Melayu sejak dulu yang tetap di lestarikan hingga kini.

Suku yang menghuni rumah adat Riau adalah Suku Sakai, Suku Akit, Suku Talang Mamak, Suku Bonai dan Suku Laut (Duano) serta Suku Melayu. Namun hingga kini keenam suku ini masih tertinggal dari segi ekonomi dan sosial karena melihat kondisi geografis di daerah Kepulauan Riau.

Suku suku ini masih sangat menjaga dan melestarikan rumah adat mereka. Bahkan hingga kini rumah adat mereka tidak bertambah bentuk ataupun berkurang dan terlihat jelas bentuk yang elegan khas rumah tradisional.

Rumah adat Riau disebut sebagai rumah panggung karena memiliki peyangga yang menompang dan mampu bertahan hingga puluhan tahun lamanya. Pembangunan dengan model kontruksi rumah panggung karena menyesuaikan kondisi geografis di tanah Riau.

Selain penyesuaian kondisi geografis, pembangunan dengan model rumah panggung adalah ajaran turun temurun yang di wariskan oleh nenek moyang mereka. Rumah panggung ini tidak terbuat dari semen dan batu, melainkan menggunakan kayu hutan.

Seluruh kontruksi rumah menggunakan bahan dasar kayu dari atas hingga bawah. Mengapa demikian?, karena zaman dahulu belum ditemukan semen di wilayah mereka dan masih tergolong primitif.

Baca Juga :

Rumah Adat Sumatera Barat: Desain Rumah Tahan Gempa

Rumah Adat Sulawesi Tenggara & Hasil Tenun Ikat Terbaik

Jenis Jenis Rumah Adat Riau

Rumah adat Riau adalah rumah yang berbahan dasar kayu serta memiliki banyak motif ukiran dan ornamen yang terdapat pada dindingnya. Rumah tradisonal ini memiliki berbagai jenis dan bentuk yang berbeda beda menyesuaikan penghuninya.

Setiap rumah memiliki filosofi masing masing beserta histori yang menguatkan sejarah berdirinya rumah ini. Hal tersebut adalah cerminan dari suku etnis setempat yang membangun dan menghuni rumah adat tersebut.

Terdapat rumah yang paling populer diantara rumah tradisional lainya yaitu rumah adat Riau Salaso Jatuh Kembar. Mengapa rumah ini tergolong populer?, karena memiliki bangunan dengan model yang elegan serta memiliki filosofi yang sangat kental.

Rumah adat salaso jatuh kembar merupakan salah satu ikon terkenal dari Kepulauan Riau. Bahkan, terdapat bangunan yang digunakan sebagai kantor pemerintah dengan model rumah ini.

Berikut Nama Nama Rumah Adat Riau Adalah :

  1. Rumah Adat Riau Balai Salaso Jatuh
  2. Rumah Adat Melayu Atap Lontik
  3. Rumah Adat Melayu Lipat Kajang
  4. Rumah Adat Riau Salaso Jatuh Kembar
  5. Rumah Adat Melayu Limas Potong
  6. Rumah Adat Belah Bubung

Nama nama rumah adat Riau diatas memiliki bentuk dan keunikan masing masing. Tentunya juga memiliki cara pembuatan yang berbeda beda menurut kepercayaan suku penghuni rumah.

Namun seluruhnya masih menggunakan bahan baku kayu dan terdapat sedikit yang menggunakan semen sehingga bangunan terlihat lebih kokoh.

Berikut adalah artikel mengenai rumah adat Riau dan penjelasanya. Simak pembahasan di bawah ini:)

1. Rumah Adat Riau Balai Salaso Jatuh

rumah adat riau balai salaso jatuh

popbela.com

Yang pertama ada rumah adat Riau bernama balai salaso jatuh. Dinamakan demikian karena rumah adat ini memiliki selasar (Salaso). Selasar adalah tempat terendah dalam sebuah balai yang digunakan untuk acara pertemuan kecil maupun besar.

Rumah adat Riau disebut rumah panggung karena memiliki peyangga yang tingginya berbeda beda. Tinggi peyangga ini di tentukan oleh selasar, karena selasar dan rumah utama memiliki tinggi lantai yang berbeda.

Fungsi utama rumah adat ini tidak sebagai tempat tinggal atau tempat hunian, melainkan sebagai tempat musyawarah, pertemuan besar maupun cara adat lainya.

Tidak sedikit juga ada yang memfungsikan sebagai balai atau kantor pemerintahan sebuah daerah.

Ukuran rumah adat ini cukup besar dan dapat menampung dengan kapasitas sekitar 1000 orang lebih. Karena ukuran yang sangat besar, pemilihan bahan baku kayu sangat di perhatikan oleh masyarakat Riau agar mampu bertahan lama dan tidak mudah lapuk.

Kayu yang digunakan rumah ini adalah kayu ulin khas Sumatera yang ringan dan memiliki ketahanan yang cukup kuat.

Balai ini juga memiliki berbagai macam jenis tergantung pada fungsi bangunan diantaranya adalah :

  • Balairung Sari : Berfungsi untuk tempat rapat dalam permasalahan kekeluargaan.
  • Balai Penobatan : Berfungsi untuk tempat sidang pemerintahan.
  • Balai Kerapatan : Berfungsi untuk rapat atau musyawarah.

Pada masing masing jenis balai salaso jatuh terdapat ornamen dan ukiran yang sama yaitu menyerupai tumbuhan secara abstrak. Ukiran dan ornamen ini terdapat pada dinding luar dan dinding dalam rumah, Namun untuk dinding luar hanya bagian depan saja.

Baca Juga : Rumah Adat Sulawesi Selatan Lengkap Dengan Filosofi dan Penjelasan

2. Rumah Adat Melayu Atap Lontik

rumah adat riau atap liontik

popbela.com

Rumah selanjutnya adalah rumah dari suku melayu yang bernama Atap Lontik. Gambar rumah adat Riau bernama atap lontik karena bentuk ujung perabung atapnya memiliki lengkungan yang melentik menjulang ke atas.

Rumah adat Riau disebut rumah panggung dengan gaya arsitektur sama dengan rumah adat Sumatera Barat yang terkenal akan ketahanan rumah dalam bencana gempa.

Rumah atap liontik atau yang biasa di sebut dengan rumah Lancang atau Pencalang ini kebanyakan terdapat di wilayah Lima Koto, Riau. Dinamakan rumah Lancang atau Pencalang karena memiliki pilar peyangga yang di hiasi layaknya pelancang atau perahu.

Karena memiliki hiasan perahu tersebut rumah ini kebanyakan dibangun di tepi sungai dengan model rumah panggung sehingga terhindar dari bencana banjir dan binatang buas. Namun ada juga yang di bangun selain di pinggir sungai karena suku melayu tersebar luas.

Keunikan rumah adat Riau yaitu terletak pada tangga rumah yang bersangkut paut dengan budaya islam. Tangga rumah ini harus berjumlah lima karena agama islam mengajarkan rukun islam yang berjumlah lima.

3. Rumah Adat Melayu Lipat Kajang

rumah adat lipat kajang

artikel.rumah123.com

yang ke tiga ada gambar rumah adat Riau bernama Lipat Kajang. Rumah lipat kajang adalah rumah yang di tempati oleh suku melayu yang ada di Kepulauan Riau.

Rumah ini dinamakan demikian karena memiliki bentuk yang menyerupai perahu. Diambil dari atap rumah lipat kajang yang menyerupai perahu dan ujung atap yang menjulang ke atas. Atap ini juga dibuat curam karena berfungsi agar memudahkan air turun ketika hujan.

Rumah tradisional Riau mulai berkembang dari berbahan kayu dan sekarang sudah menggunakan semen. Rumah ini dibuat dengan model rumah panggung, namun pada bawah lantai utama atau kolong dilapisi dengan dinding secara menyeluruh.

Hal ini membuat rumah tampak elegan dan cukup modern ketika di pandang. Selain itu juga terdapat berbagai ukiran dan patung sebagai hiasan rumah serta warna yang serasi membuat rumah ini begitu apik.

Pondasi rumah beserta tiangnya sudah menggunakan bahan batu, pasir, dan semen. Sedangkan untuk badan rumah masih menggunakan kayu karena masyarakat sekitar tidak menghilangkan ciri khas asli dari rumah adat ini.

Bangunan asli rumah ini sudah jarang ditemukan, namun terdapat beberapa rumah di wilayah kota yang digunakan sebagai kantor pemerintahan dengan bahan baku lebih kuat dari sebelumnya.

Baca Juga : Rumah Adat Bali Paling Lengkap Dengan Filosofi dan Penjelasan

4. Rumah Adat Riau Salaso Jatuh Kembar

rumah adat riau salaso jatuh kembar

popbela.com

Rumah yang paling unik dan paling populer di Kepulauan Riau adalah rumah Salaso jatuh kembar. Rumah adat Riau salaso jatuh kembar merupakan ikon bersejarah di wilayah Provinsi Riau sehingga membuat rumah ini terkenal.

Rumah yang menjadi identitas Provinsi Riau ini berbentuk rumah panggung dengan ukuran yang sangat besar. Dahulu ada beberapa yang digunakan sebagai tempat tinggal oleh bangsawan melayu yang tinggal di Provinsi Riau.

Rumah ini dibangun dengan berbahan dasar kayu. Memiliki tiang peyangga yang lebih dari 25 buah yang seluruhnya terbuat dari kayu.

Tiang peyangga ini memiliki tinggi sekitar 1-2 meter diatas tanah. Tiang ini cukup kuat untuk menahan badan rumah yang cukup besar karena berpondasi pada pilar yang di tanam di dalam tanah.

Pada badan rumah terdapat benyak ukiran dan warna yang serasi. Untuk ruangan dalamnya terbagi menjadi beberapa bagian yaitu ruang rapat yang berukuran paling besar, ruang istirahat, ruang kumpul keluarga, serta ruang untuk memasak.

Keunikan rumah adat Riau adalah terdapat pada atap yang sangat menarik. Hal ini lah yang membuat rumah adat riau salaso jatuh kembar menjadi ikon di provinsi Riau.

Terdapat dua silangan atap yang menjadi jalur turunya air yang bernama sulo bayung. Dan pada kaki atap bernama Sayok Layanagan yang berfungsi sebagai pelindung agar tidak terkena air hujan.

5. Rumah Melayu Limas Potong

rumah limas potong

artikel.rumah123.com

Rumah tradisional Riau selanjutnya yang akan kita bahas adalah rumah Limas Potong. Gambar rumah adat Riau diatas adalah rumah yang mayoriats di bangun oleh masyarakat melayu yang tinggal di Provinsi Riau. Dinamakan rumah limas potong karena memiliki atap yang berbentuk limas serta terlihat potongan potongan yang tidak menyatu.

Desain rumah panggung membuat rumah ini tampak elegan dengan motif dari kayu tua yang sangat khas. Di lengkapi dengan berbagai motif ukiran dan warna yang mencolok membuat rumah ini enak dipandang.

Rumah adat ini memiliki tinggi sekitar 5 meter dengan tinggi pilar sekitar 1 meter diatas tanah. Berbahan dasar kayu dan papan dari kayu khas Sumatera.

Rumah adat ini memiliki atap yang unik yaitu berbentuk limas yang terlihat seperti terpotong potong. Atap rumah ini tidak begitu lancip sehingga membuat rumah terlihat tidak terlalu tinggi.

Rumah adat ini memiliki 5 ruangan yang berfungsi sebagai teras, ruang keluarga, ruang istirahat, dan ruang memasak. Seluruh ruang ini memiliki ukuran yang berbeda beda dan yang paling besar adalah ruang keluarga.

Populasi rumah ini sangat jarang di temui karena banyak yang membangun rumah dengan model yang lebih modern. Rumah ini juga menggambarkan status sosial dalam bermasyarakat. Semakin tinggi dan semakin besar ukuran rumah makan penghuninya dianggap orang penting dalam masyarakat.

Baca Juga : Rumah Adat Sumatera Selatan Filosofi Dibalik Keunikanya

6. Rumah Tradisional Belah Bubung

rumah belah bubung

rimbakita.com

Yang terakhir adalah rumah tradisional Riau bernama Belah Bubung. Dinamakan demikian karena filosofi rumah ini besaral dari pembangunan orang China dan Belanda yang pernah tinggal di Provinsi Riau.

Rumah adat belah bubung atau yang biasa disebut dengan rumah rabung atau rumah bubung melayu ini berbahan dasar kayu yang dilengkapi dengan banyak ukiran dan warna tembok yang menarik.

Seluruh bangunan rumah adat ini menggunakan bahan alami yang berasal dari hutan. Bahan bahan ini dikumpulkan menjadi satu dan dibangun secara gotong royong.

Keunikan rumah adat Riau belah bubung ini terdapat pada atapnya yang terlihat seperti terbelah menyerupai pelana kuda. Ukuran rumah tidak terlalu tinggi karena memiliki tiang peyangga dengan tinggi sekitar 1-2 meter di atas tanah.

Memiliki 4 bagian ruangan yang fungsinya berbeda beda. Yang pertama adalah ruang induk yang digunakan untuk ruang keluarga, ruang istirahat, dapur, dan gudang.

Pembangunan rumah ini tidak asal asalan karena harus sesuai prosedur adat istiadat setempat guna menghindari dari kesialan penghuni rumah.


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: