Flora dan fauna di indonesia

Flora dan Fauna di Indonesia yang Wajib Dilestarikan

Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki berbagai jenis flora dan fauna yang tersebar mulai dari Indonesia bagian barat, tegah dan Indonesia bagian timur. Membahas mengenai flora dan fauna di Indonesia seperti halnya menghitung buih di lautan (saking banyaknya).

Faktor utama keanekaragaman flora dan fauna di Indonesia adalah karena letak geografis yang mendukung serta iklim tropisnya. Kesuburan tanah di Indonesia menjadi salah satu penyebab berbagai macam tanaman-tanam dan hewan dapat tumbuh dengan baik.

Hal tersebut lah yang membuat keberagaman flora dan fauna di Indonesia, bahkan ada beberapa satwa dari luar daerah indonesia dapat berkembang biak dengan baik di Indonesia ini. Nah banyak orang juga berkata bahwa tanah kita adalah tanah surga karena hampir semua tumbuhan dapat hidup di Indonesia.

Flora dan Fauna di Indonesia

Flora dan fauna di Indonesia adalah bentuk kekayaan alam hayati maupun hewani yang ada di dunia. Saking banyak nya, keanekaragaman ini tidak dapat di hitung jumlahnya termasuk flora dan fauna di Indonesia.

Flora merupakan keanekaragaman jenis hayati yang ada di dunia. Jenis tanaman di penjuru dunia tidak dapat dihitung jumlahnya. Bahkan yang terdata hanya sebagian jenis dan masih banyak flora baru yang bermunculan akibat perubahan iklim dan perkawinan silang.

Sedangkan fauna adalah Keanekaragaman jenis hewani, baik itu hewan kecil, besar, ataupun hewan yang tak kasat mata. Semakin pesatnya teknologi manusia membuat kloning hewan yang tertuju pada domba dolly. Domba ini di kloning dari sel domba dewasa sehingga mampu tumbuh dengan cepat.

Flora dan fauna di Indonesia di golongkan menjadi tiga golongan yaitu flora dan fauna di indonesia asiatis, flora dan fauna peralihan (asli), serta flora dan fauna di Indonesia australis. 

Flora dan fauna di Indonesia jenis asiatis adalah keanekaragaman hayati dan hewani yang ditemukan di wilayah Indonesia bagian barat. Untuk flora dan fauna peralihan merupakan tumbuhan dan hewan asli yang sejak dulu tinggal di tanah Indonesia, kebanyakan hidup di wilayah tengah Indonesia.

Sedangkan flora dan fauna di Indonesia jenis australis adalah keanekaragaman hayati dan hewani yang ditemukan di wilayah Indonesia bagian timur.

Flora dan fauna di Indonesia ini hidup berdasarkan beberapa faktor. Tidak semua flora dan fauna dapat tinggal di Indonesia karena iklim di setiap negara berbeda beda. Berikut adalah faktor yang mempengaruhi flora dan fauna di Indonesia :

  • Iklim
  • Jenis tanah
  • Relief atau tinggi rendah permukaan bumi
  • Biotik (pengaruh makhluk hidup)

Ingin tau lebih jelasnya di bawah ini akan menjelaskan tentang beberapa jenis flora dan fauna yang ada di Indonesia. Berikut adalah rangkuman mengenai beberapa flora dan fauna di Indonesia ya,

Jenis Jenis Fauna di Indonesia

Flora dan fauna di Indonesia memang memiliki banyak sekali jenis dan yang pertama akan kita bahas adalah Fauna. Fauna adalah dunia hewan yang memiliki berbagai jenis dan marga.

Tentunya memiliki keunikan dan cara bertahan hidup masing masing. Dalam dunia fauna terdapat piramida makanan dalam bertahan hidup. Piramida makanan ini tidak semata hewan dengan hewan saja, bahkan mencakup tumbuhan sekitarnya.

Nah berikut merupakan jenis jenis fauna yang sudah mulai langka dan perlu kita lestarikan bersama.

Komodo

Flora dan fauna di indonesia
Sumber : tirto.id

Komodo adalah hewan melata jenis kadal Reptil purba yang hanya di miliki Indonesia, Komodo memiliki nama latin Varanus komodoensis. Komodo merupakan jenis kadal terbesar di dunia yang hanya hidup di Indonesia tepatnya di Pulau Komodo, Rinca, Gili Montang, Flores dan Nusa Tenggara timur Indonesia.

Komodo adalah spesies terbesar dari familia Varanidae dengan rata-rata panjang tubuhnya mencapai 2-3 meter dengan berat yang bisa mencapai 100kg. Komodo merupakan pemangsa puncak pada piramida makanan di habitatnya karena sejauh ini tidak diketahui adanya hewan karnivora besar yang mampu memangsanya.

Tubuhnya yang besar dan sifatnya yang mengerikan membuat mereka menjadi salah satu hewan paling terkenal di dunia. Saking terkenalnya, pulau yang di tinggali hewan ini menjadi objek wisata yang banyak di kunjungi wisatawan lokal maupun asing.

Dewasa ini habitat komodo sudah mulai menyusut dikarenakan aktivitas manusia yang merusak ekosistem. Lembaga IUCN telah menetapkan komodo sebagai spesies hewan yang rentan terhadap kepunahan.

Di Indonesia sendiri komodo telah ditetapkan sebagai hewan yang dilindungi oleh pemerintah Indonesia dan habitanya dijadikan taman nasional. Taman Nasional Komodo, yang tujuannya didirikan untuk melestarika salah satu dari bagia flora dan fauna di Indonesia yang di lindungi.

Selain untuk melestarikan flora dan fauna di Indonesia, Taman Nasional Komodo ini merupakan objek wisata yang ada di NTT. Tidak sedikit wisatawan asing yang berkunjung ke NTT hanya untuk melihat salah satu hewan purba di dunia ini.

Badak Jawa

badak jawa, Flora dan fauna di indonesia
Sumber : greeners.co

Badak bercula satu atau badak jawa ini adalah termasuk fauna yang di lindungi oleh pemerintah. Bdak ini memiliki nama latin Rhinoceros sondaicus yaitu masih dalam satu keluarga badak (Rhinocerotidae) yang masih bertahan hingga sekarang.

Badak jawa masih sama dengan badak lainnya yang memiliki kulit tebal seperti baja. Panjangnya dapat mencapai 3-3,2 meter dan tinggi hingga 1,7 meter. Ciri khas yang di miliki badak ini adalah ia memiliki satu cula saja di moncongnya.

Sebutan badak jawa sudah melekat pada fauna yang satu ini, meskipun begitu badak ini pernah memiliki populasi yang besar di daerah Asia. Untuk saat ini memang populasi badak ini sudah sangat kritis dan menjadi salah satu mamalia terlangka di bumi.

Di taman nasional Ujung Kulon sendiri populasi badak bercula satu ini hanya berjumlah 40-50 ekor saja. Sedangkan badak jawa yang hidup di alam bebas di taman nasional Cat tien Vietnam tidak lebih dari 8 ekor saja. Penyebab utama kepunahan hewan ini adalah hilangnya habitat aslinya dan pemburuan liar.

Badak jawa atau badak bercula satu ini dapat hidup hingga 30-50 tahundi alam liar. Habitat asli badak ini adalah pada daratan rendah, padang rumput lembab, dan daratan yang berair. Dari ukuran tubuh badak jawa lebih kecil di bandingkan badak india dan memiliki tubuh yang mirip dengan badak hitam. Berat badan badak jawa ini bisa mencapai 900 hingga 2300 Kg.

Demi melindungi flora dan fauna di Indonesia ini kita perlu kesadaran diri terhadap lingkungan dari pembalakan hutan liar.

Badak Sumatera

jenis jensi fauna di indonesia
Sumber : dictio.id

Badak Sumatera atau bisa juga di sebut badak asia yang bercula dua ini memiliki nama latin Dicerorhinus sumatrensis. Badak ini juga termasuk spesies badak langka yang masih ada dan satu satunya badak dari genus Dicerorhinus yang perlu di lestarikan khusus.

Badak Sumatera ini tergolong badak yang berukuran kecil di bandingkan dengan badak yang lainnya. Namun termasuk jenis hewan mamalia besar karena memiliki berat berkisar antara 500 sampai 1.000kg serta tinggi mencapai Tingginya 112-145cm.

Spesiaes ini hidup di hutan hujan dan rawa rawa pulau Sumatera. Selain di Indonesia hewan ini juga ada yang menghuni negara tetangga seperti  IndiaBhutanBangladeshMyanmarLaosThailandMalaysia, dan Tiongkok

Mamalia ini tergolong hewan peyendiri karena hidup secara individual kecuali pada masa kawin dan merawat anak mereka.

Hewan yang tergolong hampir punah ini tetap di lestarikan di Indonesia. Perkiraan di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan hanya terdapat 5 ekor dan selebihnya berada di Taman Nasional lainya.

Sama halnya dengan badak jawa, badak sumatra ini juga terancam punah. Diperkirakan populasinya di alam liar tinggal 80 ekor saja menurut survei peta persebaran flora dan fauna di Indonesia. Populasi fauna ini tersebar pada sumatra, kalimantan hingga semenanjung malaysia.

Punahnya hewan ini di akibatkan oleh perburuan badak yang tidak bertanggung jawab. Maka dari itu perlunya kesadaran masyarakat dalam menjaga ekosistem flora dan fauna di Indonesia.

Harimau Sumatera

harimau sumatra, Flora dan Fauna di Indonesia
Sumber : Suara.com

Harimau Sumatera adalah termasuk flora dan fauna di Indonesia dalam subspesies kucing hutan yang memiliki habitat asli di pulau Sumatera. Harimau ini merupakan satu dari enam subspesies harimau yang masih bertahan hidup sampai sekarang. Fauna ini termasuk dalam klasifikasi satwa yang terancam punah (critically endangered).

Dan Lembaga Konservasi Dunia IUCN telah memasukan harimau Sumatera dalam daftar merah pada spesies hewan yang terancam punah. Di perkirakan populasi harimau ini dalam peta persebaran flora dan fauna di Indonesia hanya tinggal 400-500 ekor, terutama yang hidup di Berbagai Taman Nasional di Indonesia.

Penghancuran habitat dan ekosistem merupakan ancaman terbesar terhadap populasi flora dan fauna di Indonesia saat ini. Pembalakan hutan tetap berlangsung bahkan di taman nasional yang seharusnya dilindungi. Tercatat 66 ekor harimau Sumatera terbunuh antara tahun 1998 hingga 2000 akibat pembakalan tersebut.

Mari bersama membangun kepedulian untuk melestarikan flora dan fauna di indonesia agar ekosistem dan habitat mereka masih terjaga.

Orangutan

orang utan kalimantan, Flora dan fauna di indonesia
Sumber : bbc.com

Orangutan diambil dari kata dalam bahasa melayu yang berarti “orang” artinya manusia dan “utan” yang artinya hutan. Di Indonesia orang utan mencakup dua sub-spesies yaitu orang utan Sumatera (Pongo abelii) dan orang utan Kalimantan borneo (Pongo pygmaeus).

Dalam peta persebaran flora dan fauna di Indonesia berdasarkan hasil PHVA Orangutan 2016, saat ini terdapat 71.820 individu orangutan yang tersisa di Pulau Sumatera dan Borneo.

Orangutan memiliki tinggi sekitar 1,25 sampai 1,5 meter serta tubuh yang gemuk dan besar, berleher besar dengan lengan yang panjang dan kuat. Sedangkan pada bagian kaki terlihat pendek dan tertunduk serta tidak mempunyai ekor.

Ciri utama orangutan adalah badan yang di selimuti bulu merah kecoklatan dan memiliki kepala yang besar dengan posisi dagu atau mulut yang tinggi. Hewan mamalia herbivora ini memiliki berat yang mampu mencapai 30-90 kg.

Orangutan memiliki habitat di wilayah hutan hujan tropis Asia Tenggara, yaitu di pulau Borneo dan Sumatera di bagian negara Indonesia dan Malaysia. Di Borneo, orangutan tinggal pada ketinggian 500 mdpl. Sedangkan di Sumatera orang utan tinggal di hutan pegunungan pada ketinggian 1.000 mdpl.

Gajah Sumatera

gajah sumatera, Flora dan fauna di indonesia
Sumber : merdeka.com

Gajah Sumatera memiliki nama latin (Elephas maximus sumateranus) adalah sub-spesies dari gajah Asia yang hanya ada di pulau Sumatera. Gajah Sumatera termasuk dalam flora dan fauna di Indonesia yang di lindungi oleh pemerintah.

Mamalia ini memiliki postur tubuh lebih kecil dari pesies gajah India. Saat ini populasinya semakin menurun dan menjadi spesies gajah yang sangat terancam punah karena habitat dan ekosistem mereka terganggu.

Dalam peta persebaran flora dan fauna di Indonesia ada 2000 sampai 2700 ekor gajah Sumatera yang masih ada di alam liar berdasarkan survei pada tahun 2000. Banyak populasi gajah Sumatera hilang akibat perburuan manusia dan pembalakan hutan atau pembukaan lahan.

Gajah Sumatera adalah mamalia terbesar di Indonesia, beratnya pun bisa mencapai 6 ton dan memiliki tinggi 3,5 meter. Periode kehamilan untuk bayi gajah Sumatera cukup lama yaitu 22 bulan dengan umur rata-rata sampai 70 tahun.

Herbivora raksasa ini tergolong cerdas dan dapat di latih. Gajah adalah salah satu mamalia yang memiliki otak lebih besar dibandingkan dengan mamalia darat lainnya. Daun telinga yang besar dapat membantu gajah mendengar dengan baik dan membantu mengurangi panas suhu tubuh.

Gajah selalu menggunakan belalainya untuk mendapatkan makanan dan air dengan cara memegang atau menggenggam bagian ujungnya yang digunakan layaknya jari untuk menggengam.

flora dan fauna di indonesia memang beragam namun kita juga jangan sampai lupa untuk melestarikan kehidupan mereka ya.

Anoa

hewan endemik sulawesi anoa, flora dan fauna di Indonesia
Sumber : sultrakini.com

Anoa adalah mamalia endemik terbesar yang hidup di daratan Pulau Sulawesi dan Pulau Buton. Banyak  orang daerah sana yang menyebut anoa ini sebagai kerbau kerdil.

Anoa adalah mamalia yang tergolong dalam famili bovidae yang tersebar hampir di seluruh pulau Sulawesi. Dan berhabitat pada kawasan Wallacea yang terdiri atas pulau Sulawesi, Maluku, Halmahera, Kepulauan Flores, dan pulaupulau kecil di Nusa Tenggara.

Dalam peta persebaran flora dan fauna di Indonesia berdasarkan tim Anoa Breeding Centre dari Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan, populasi Anoa di Sulawesi saat ini sekitar 2.469 ekor individu dewasa.

Wilayah ini di kenal unik karena banyak memiliki flora dan fauna endemik dan merupakan kawasan peralihan antara benua Asia dan Australia. Hewan mamalia herbivora ini juga termasuk hewan yang di lindungi oleh pemerintah.

Kanguru Papua (Mantel Emas)

kanguru papua
Sumber : greeners.co

Kangguru pohon adalah makropod yang telah beradaptasi dengan lingkungan di atas pohon. Mereka tinggal di hutan hujan di Australia dan Papua, Queensland, dan pulau-pulau di sekitarnya. Adapun sebagian besar dari mereka ditemukan di daerah pegunungan dan beberapa spesies juga terdapat di dataran rendah seperti Dendrolagus Spadix.

Kanguru pohon memiliki 12 spesies, mereka memiliki variasi ukuran dan warna bulu yang yang bermacam macam. Kanguru ini memiliki ukuran kepala dan panjang tubuh sekitar 41 sampai 77 cm sedangkan berat badannya bisa mencapai 14,5 kg.

Kanguru pohon merupakan hewan mamalia yang terancam punah akibat perburuan dan hacurnya ekosistem. Hal ini di akibatkan banyaknya manusia yang tidak bertanggung jawab dalam pembakalan hutan dan habitat mereka.

Berdasarkan peta persebaran flora dan fauna di Indonesia, hewan mamalia endemik Indonesia ini memiliki populasi yang tidak lebih dari 50 ekor tiap spesies. 

Hewan mamalia endemik yang di lindungi pemerintah ini mulai terkenal karena menjadi salah satu dari dua maskot dalam acara Pekan Olahraga Nasional (PON) yang berlangsung di Papua pada tahun 2020 silam.

Burung Cendrawasih

flora dan fauna di indonesia, burung cendrawasih
Sumber : nationalgeographic.grid.id

Burung-burung Cenderawasih adalah anggota famili Paradisaeidae dari ordo Passeriformes. Burung ini ditemukan di Indonesia bagian timur yaitu pada pulau-pulau selat Torres, Papua Nugini, dan Australia timur.

Burung cendrawasih jantan memiliki bulu yang sangat panjang dan rumit yang tumbuh dari paruh, sayap atau kepalanya. Ukuran burung Cenderawasih tergantung pada jenisnya.

  • Cenderawasih raja
  • Cenderawasih paruh-sabit Hitam
  • Cenderawasih manukod jambul-bergulung

Burung cendrawasih memiliki hubungan erat dengan adat istiadat masyarakat Papua. Mereka sering menggunakan bulu dari cendrawasih ini untuk pakaian adat Papua mereka.

Hal tersebut dapat merusak habitat burung cendrawasih yang termasuk hewan yang di lindungi oleh pemerintah. Berdasarkan peta persebaran flora dan fauna di Indonesia burung cendrawasih tersebar di Australia sampai Pulau Papua sekitar 43 jenis.

Burung cendrawasih saat ini sudah semakin sedikit di alam liar karena pemanfaatan bulu yang sangat cantik. Mari kita bangun kesadaran untuk melestarikan flora dan fauna di Indonesia dengan cara melinsungi dan melestarikan habitat dan ekosistem burung cendrawasih.

Jalak Bali

jalak bali, flora dan fauna di indonesia
Sumber : beritagar.id

Jalak Bali memiliki nama latin (Leucopsar rothschildi), burung ini adalah jenis burung pengicau yang berukuran sedang, dengan panjang lebih kurang dari 25cm. Burung jenis ini turut dikenali sebagai Curik Ketimbang Jalak.

Hewan endemik Indonesia ini ditemukan pertama kali pada tahun1910 di kawasan pulau Bali. Pada tahun 2006 PEH Bali Barat hanya menemukan 6 ekor jalak bali di kawasan pulau dewata. Namun berdasarkan peta persebaran flora dan fauna di Indonesia tahun 2009 tercatat sebanyak 65 individu dewasa dan mamu berkembang hingga saat ini tercatat sekitar 115 lebih individu dewasa.

Jalak Bali hanya ditemukan di hutan pada bagian barat Pulau Bali dan merupakan hewan endemik Indonesia. Burung ini juga merupakan satu-satunya spesies burung endemik Bali dan pada tahun 1991 dinobatkan sebagai lambang fauna di Provinsi Bali.

Baca Juga :

Jenis Jenis Flora di Indonesia

Sebagai negara tropis Indonesia banyak di tumbuhi oleh tumbuhan yang berbagai jenis. Tercatan terdapat 6000 spesies jenis tumbuhan dan masih banyak lagi yang belum tercatat.

Membahas flora di Indonesia sungguh tiada hentinya karena negeri ini seluruh sudut tanahnya di tumbuhi oleh tanaman. Nah berikut adalah flora di Indonesia yang populer di kalangan masyarakat umum.

Anggrek

jenis jenis flora dan fauna di indonesia, bunga anggrek
Sumber : bukalapak.com

Bunga Anggrek yang memiliki nama latin Orchidaceae adalah sebuah suku tumbuhan berbunga yang memiliki jenis terbanyak. Jenis-jenis anggrek tersebar luas dari daerah tropika basah hingga wilayah sirkumpolar, walaupun sebagian besar jenisnya ditemukan di daerah tropika.

Kebanyakan anggota suku ini hidup sebagai epifit. Epifit adalah jenis tumbuhan yang hidup dengan cara menopang pada tumbuhan lain dengan cara simbiosis mutualisme maupun parasitisme.

Anggrek merupakan jenis tumbuhan dengan simbiosis mutualisme yang menempel pada batang tumbuhan hidup maupun mati. Tak hanya itu, Terdapat beberapa jenis anggrek yang akarnya tumbuh dari tanah yang biasa di sebut dengan Anggrek geofitis atau istilah lainnya yaitu terrestria.

Anggrek epifit dapat hidup dari embun dan udara yang lembab. Berbeda dengan anggrek yang berasal dari daerah tropika, Anggrek yang tumbuh dari tanah atau geofitis biasanya tumbuh di daerah beriklim sedang dan membentuk umbi sebagai cara beradaptasi terhadap musim dingin.

Melati

melati bunga puspa indonesia, flora dan fauna di indonesia
Sumber : fimela.com

Melati adalah tanaman bunga hias yang berupa perdu berbatang tegak yang hidup menahun. Perdu merupakan tumbuhan kayu yang memiliki batang bercabang cabang. Umunya hidup di iklin sedang dan hanya memiliki tinggi sekitar dibawah 6 meter.

Melati masih termasuk dari jenis semak dan tanaman merambat dalam keluarga zaitun (Oleaceae). Berdasarkan peta persebaran flora dan fauna di Indonesia ada sekitar 200 spesies lebih tumbuhan asli daerah beriklim tropis. Melati sendiri secara luas dibudidayakan untuk aroma khas bunganya yang harum.

Di Indonesia, bunga melati telah dipilih menjadi “puspa bangsa” atau bunga simbol nasional, yaitu melati putih (Jasminum sambac). Di pilihnya bunga ini karena melambangkan kesucian dan kemurnian, serta selalu dikaitkan dengan berbagai tradisi suku di Indonesia.

Bunga ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari hiasan rambut pengantin perempuan dalam upacara perkawinan berbagai suku di Indonesia, terutama suku ysng tinggal di Rumah Adat Jawa dan Sunda.

Dikutip dari Wikipedia “Di Indonesia nama melati dikenal oleh masyarakat di seluruh wilayah Nusantara. Nama-nama daerah untuk melati adalah Menuh (Bali), Meulu atau Riwat (Aceh), Menyuru (Banda), Melur (Gayo dan Batak Karo), Manduru (Menado), Mundu (Bima dan Sumbawa) dan Manyora (Timor), Melati Salam (UMI), Malete (Madura) serta Beruq-beruq(Mandar)”.

Edelweiss

bunga edelweiss jawa,
Sumber : dream.co.id

Anaphalis javanica atau sering dikenal secara populer sebagai Edelweiss jawa (Javanese edelweiss). Bunga Senduro atau edelweiss ini adalah tumbuhan endemik zona alpina/montana yaitu zona pegunungan tinggi Nusantara.

Klasifikasi Bunga Edelsweiss :

  • Kingdom : Plantae
  • Sub Kingdom : Viridiplantae
  • Infrakingdom : Streprophyta
  • Super Divisi : Embryophyta
  • Divisi : Tracheophyta
  • Sub Divisi : Spermatophyta
  • Kelas : Magnoliopsida
  • Super Ordo : Asteranae
  • Ordo : Asterales
  • Famili : Asteraceae
  • Genus : Anaphalis DC
  • Spesies : Anaphalis Javanica

Pohon edelweiss ini dapat mencapai ketinggian 8 meter dan dapat memiliki batang sebesar kaki manusia. Tumbuhan ini sekarang dikategorikan sebagai langka dan di lindungi. Seperti yang ada di berbagai gunung Indonesia bunga ini di larang untuk di petik.

Edelweis merupakan tumbuhan tumbuhan tanah vulkanik di hutan pegunungan. Edelwiss sendiri mampu mempertahankan kelangsungan hidupnya di atas tanah yang tandus. Bunga-bunganya biasanya mulai bermekaran di antara bulan April dan Agustus.

Sebagai pecinta alam seharusnya kita dapat melestarikan salah satu flora dan fauna di Indonesia yang di lindungi ini. Banyak oknum tidak bertanggung jawab yang mendaki gunung hanya untuk memetik bunga ini yang sejatinya terdapat peraturan untuk tidak merusak alam salah satunya memetik bunga edelweiss ini.

Jadi jangan lupa untuk selalu melestarikan flora dan fauna di Indonesia ya.

Bunga Bangkai

flora dan fauna di indonesia
Sumber : inews.id

Bunga bangkai (Amorphophallus) merupakan tumbuhan dari suku talas-talasan (Araceae) endemik dari pulau Sumatera, Indonesia. Bunga ini dikenal sebagai tumbuhan dengan bunga terbesar di dunia.

Berdasarkan peta persebaran flora dan fauna di Indonesia menurut International Aroid Society pada tahun 2009 terdapat 170 hingga 200 spesies yang menjadi anggota marga Amorphophallus. Dan Indonesia memiliki 18 spesies endemik yang tumbuh di berbagai daerah.

Disebut bunga bangkai dikarenakan bunganya yang mengeluarkan bau tidak sedap yang membusuk pada waktu waktu tertentu. Hal tersebut sebenarnya berfungsi untuk mengundang kumbang dan lalat untuk menyerbuki bunganya.

Bunga ini termasuk dalam flora yang di lindungi di Indonesia karena tumbuh secara individu dan rentan waktu yang cukup lama.

Raflesia Arnoldi

jenis jensi flora di indonesia
Sumber : tirto.id

Padma raksasa (Rafflesia Arnoldii) adalah tumbuhan parasit obligat yang tumbuh pada batang liana atau tumbuhan merambat. Rafflesia arnoldii pertama kali ditemukan di tahun 1818 di hutan tropis Sumatera oleh seorang pemandu yang bekerja pada Dr. Joseph Arnold yang sedang mengikuti ekspedisi Thomas Stanford Raffles. Nah dari situlah tumbuhan ini diberi nama sesuai sejarah penemunya yakni penggabungan antara Raffles dan Arnold.

Berdasarkan peta persebaran flora dan fauna di Indonesia menurut Balai Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bunga Rafflesia Arnoldii memiliki sekitar 30 spesies dan 17 di antaranya merupakan endemik Indonesia.

Bunga Rafflesia arnoldii tidak memiliki daun sehingga tidak mampu melakukan fotosintesis sendiri. Bentuk yang tampak dari bunga Rafflesia ini hanya bunganya saja yang berkembang dalam jangka waktu yang cukup lama. Keberadaan bunga ini seakan tersembunyi selama berbulan-bulan di dalam tubuh inangnya hingga akhirnya tumbuh bunga yang hanya mekar dalam waktu seminggu.

Bunga Rafflesia merupakan identitas provinsi Bengkulu dan sebagai salah satu puspa langka dari tiga bunga nasional Indonesia mendampingi puspa bangsa melati putih (Jasminum sambac) dan puspa pesona Anggrek Bulan (Phalaenopsis amabilis). Beragam sekali ya flora dan fauna di Indonesia.

Kantong Semar

kantong semar flora indonesia
Sumber : kompasiana.com

Genus Nepenthes atau biasa di sebut kantong semar ini termasuk dalam familia monotipik. Berdasarkan peta persebaran flora dan fauna di Indonesia kantong semar memiliki 130 spesies dan belum termasuk hibrida alami maupun buatan.

Kantong semar merupakan jenis tumbuhan karnivora di kawasan tropis Dunia. Penyebaran hidup fauna ini terbagi menjadi dua jenis yaitu didataran tinggi dan jenis dataran rendah. Namun mayoritas spesies ini tumbuh di dataran tinggi pada ketinggian 3,520 meter.

Kantong semar ini dapat mencapai tinggi 15–20 meter dengan cara merambat. Walaupun ada beberapa spesies yang tidak merambat. Pada ujung daun terdapat sulur yang membentuk kantong, yaitu alat perangkap yang digunakan untuk memakan mangsanya seperti serangga dan hewan kecil pada umunnya.

Cendana

kayu cendana flora indonesia
Sumber : kompasiana.com

Cendana, atau cendana wangi, adalah pohon penghasil kayu cendana dan minyak cendana. Kayu dari pohon ini sering digunakan sebagai rempah-rempah, bahan dupa atuapun aroma terapi. Kayu cendana yang kualitasnya bagus dapat menyimpan aromanya selama berabad-abad.

Konon di Sri Lanka kayu ini digunakan sebagai pengawet dengan cara membalsam jenazah putri-putri raja sejak abad pada ke-9. Di Indonesia sendiri kayu ini banyak ditemui di Nusa Tenggara Timur, khususnya di Pulau Timor. Meskipun begitu sekarang kayu ini ditemukan pula di Pulau Jawa dan pulau-pulau Nusa Tenggara lainnya.

Tanaman cendana ini sangat langka akibat dieksploitasi berlebihan oleh manusia.

Damar

pohon damar flora indonesia
Sumber : maknawi.net

Biasanya Damar digunakan dalam makanan, sebagai pembuat keruh (clouding agent) atau pembuat mengkilap (glazing agent, dan dalam kemenyan.

“Vernis damar” terbuat dari getah damar yang dicampur dengan terpentin yang diperkenalkan sebagai vernis gambar pada tahun 1826. Biasanya digunakan dalam lukisan minyak, dalam proses pembuatan lukisan ataupun setelah lukisan selesai. Kristal damar juga dilarutkan dalam molten malam parafin yang digunakan untuk membuat batik. Hal tersebut guna mencegah malam meretak ketika dilukiskan pada sutra atau medianya.

Daun Payung

flora dan fauna di indonesia
Sumber : keposiasi

Daun payung, daun raksasa, daun sang, atau salo dengan namalatin (Johannesteijsmannia altifrons) adalah sejenis palem yang memiliki daun yang besar, lebar, dan relatif kuat. Di daerah pedalaman Semenanjung Malaya dan Sarawak daun ini dipergunakan sebagai atap.

Daun raksasa ini adalah salah satu tanaman di Indonesia tepatnya di provinsi Sumatra Utara. Tanaman ini dapat ditemui daerah Aras Napal dekat dengan Taman Nasional Gunung Leuser. Daun raksasa ini termasuk ke dalam jenis tanaman palem. Dan masyarakat setempat juga sering menyebutnya dengan istilah daun sang.

Pohon Ulin

flora indonesia
Sumber : mafaat.co.id

Ulin (Eusideroxylon zwageri Teijsm & Binn.) atau sering kita sebut dengan kayu bulian atau kayu besi adalah pohon berkayu dan merupakan tanaman khas Kalimantan. Ulin adalah jenis tanaman (flora) asli Indonesia yang digolongkan ke dalam suku Lauraceae.

Kayu Ulin umumnya dapat tumbuh hingga mencapai 30,35 m. memiliki ciri batang lurus berbanir, tajuk berbentuk bulat dan rapat serta memiliki cabang yang datar.

Terdapat empat jenis ulin di Kalimantan Barat yang dibedakan berdasarkan kegunaan dan warna batang yaitu:

  • Ulin tando dengan warna batang coklat kemerahan
  • Ulin lilin dengan batang coklat gelap
  • Ulin tembaga dengan warna batang kekuningan
  • Ulin kapur dengan warna batang coklat muda.

Ulin tando, lilin dan tembaga banyak digunakan untuk pondasi bangunan dan lantai. Ulin kapur merupakan satu-satunya kayu ulin yang mudah dibelah sehingga cocok digunakan untuk bahan baku atap sirap.

Nah demikianlah ringkasan mengenai flora dan fauna di indoensia jangan lupa kamu juga harus turut serta dalam melestarikan lingkungan ya….

 

.

Leave a Reply

%d bloggers like this: